Bukan cuma virus corona yang merajalela dan punya varian baru. Ternyata virus FIFA juga punya varian baru. Sebut saja varian delta. Klub-klub bola Eropa pun dibikin pusing.

Virus FIFA memang sudah familiar di telinga fans sepak bola. Virus yang dimaksud adalah cedera yang didapat akibat memainkan pertandingan internasional membela negara masing-masing yang dijadwalkan FIFA atau otoritas di bawahnya.

Nah, baru-baru ini muncul varian baru yakni virus FIFA varian delta yang enggak kalah kesal. Bila biasanya satu negara main 2x saja dalam jeda internasional, kini sampai 3x. Hal ini juga karena dipengaruhi pandemi COVID yang dulu sempat mengacaukan jadwal tahun lalu.

Hanya dalam 10 hari, timnas disuruh main 3x. Yang paling parah, timnas-timnas Amerika Latin main hari Kamis kemarin, bahkan ada yang main hari Jumat. Alhasil, banyak pemain klub Eropa yang dipastikan absen tampil main di liganya masing-masing pada akhir pekan ini.

Dari jarak tempuhnya saja sudah memakan waktu lama untuk penerbangan dari benua Amerika ke Spanyol. Dikata di sana ada Gojek atau Grab kali. Ya enggak bisa lah, naik pesawat saja berjam-jam. Belum lagi istirahat, latihan, dan persiapannya.

Contoh saja Juventus kemarin saat lawan Napoli yang tidak diperkuat Paulo Dybala, Rodrigo Bentancur, Alex Sandro, Danilo, dan Juan Cuadrado.

Nah, La Liga tidak mau memaksakan ini. Mereka pun meminta dua partai La Liga yakni Sevilla vs Barcelona dan Villarreal vs Alaves ditunda. Soalnya, jadwalnya bentrok dengan jadwal pertandingan CONMEBOL. Gila banget.

Sevilla dan Barcelona punya beberapa pemain yang memperkuat timnasnya. Sevilla saja punya tiga pemain yakni Gonzalo Montiel, Papu Gomez, dan Marcos Acuna.

Kedua laga tidak bisa digeser karena Sevilla, Barca, dan Villarreal bakal main di Liga Champions tengah pekan nanti.

Seperti dikutip CNN Indonesia, La Liga sudah meminta penundaan dua laga tersebut lantaran bentrok dengan jadwal Kualifikasi Piala Dunia zona Conmebol. Namun Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menolak proposal penundaan tersebut karena merasa tidak ada alasan besar yang signifikan.

Hal tersebut membuat La Liga membawa kasus ini ke CSD dan akhirnya mendapat persetujuan untuk penundaan.

Ngadi-ngadi saja ini FIFA. Main bikin jadwal seenaknya dan bikin terganggu pemain-pemain yang main di Eropa. Benar-benar varian delta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here