AC Milan melangkah ke perempat final Coppa Italia usai menundukkan Torino lewat keahliannya dalam menendang penalti. Setelah main imbang 0-0, pertandingan harus diteruskan lewat babak adu penalti.

Milan memang susah payah selama tanding di Coppa. Di babak pertama praktis tak ada peluang yang signifikan. Di babak kedua baru banyak.

Tercatat ada beberapa tendangan para pemain Milan masih mentok di kiper botak Torino yang jarang keramas, Vanja Milinkovic-Savic. Tendangan Davide Calabria dalam jarak dekat bisa ditepis Vanja, bola muntah ditendang lagi oleh Diogo Dalot tapi kena tiang.

Calabria kembali punya peluang cukup rendang namun sepakannya dikenai ke tiang. Entah ada masalah apa ini Milan sama tiang gawang.

Sampai tibalah babak adu penalti yang sudah menjadi keahlian Milan. Bukan babak adu penaltinya, namun tendangan penaltinya yang Milan sudah berpengalaman banget.

Musim ini saja, mereka sudah 11 kali dapat penalti. Ditambah dalam satu dekade, jumlahnya cukup ‘wow’. Alhasil, mereka sudah berpengalaman sekali dan familiar dengan yang namanya penalti.

Coba tengok saja. Semua tendangan pemain Milan bisa tepat bersarang di gawang. Sedangkan Torino gagal satu, yakni Tomas Rincon yang bisa diblok Ciprian Tatarusanu.

“Sayang sekali kami tidak memenangkannya dalam 90 menit. Namun, kami tetap menunjukkan kualitas karena tidak mudah untuk mencetak lima gol dari lima penalti,” ujar Stefano Pioli, disalin dari Detik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here