Gelandang kemarin sore Real Madrid, Vinicius Jr., mengaku tak pernah dan tak akan pernah menganggap dirinya adalah pengganti bang Krisno alias Cristiano Ronaldo. Dia bilang kalau dirinya sangat berbeda dengan pemain yang diperkirakan berasal dari Planet Asgard itu.

Vinicius memang direkrut “Los Blancos” saat Ronaldo memutuskan pergi dari Bernabeu. Banyak anggapan kalau pemain berwajah ganteng simetris itu bakal jadi sosok penerus Ronaldo. Ngimpi

Memang kondisi Vinicius masih jauh sekali. Ronaldo membawa Madrid meraih banyak gelar pada usia 24 tahunan. Bahkan meraih gelar Liga Champions lima tahun kemudian. Artinya, butuh waktu bertahun-tahun buat merasa jadi pengganti Ronaldo. Punya skill mumpuni, banyak prestasi, dan dihormati.

Pada musim pertamanya memang berjalan sulit. Dia cuma 18 kali main di La Liga dengan menciptakan satu gol dan dua assist. Tidak buruk, tapi juga enggak bagus-bagus amat. Ya rata-rata air lah.

https://twitter.com/Madridista10017/status/1146145385041166336

Makanya, Vinicius memastikan kalau dia tidak merasa dirinya jadi pengganti Ronaldo. Apalagi hal itu bisa membuatnya jadi beban hidup yang amat sangat berat. Jauh lebih berat dari beban cicilan rumah yang katanya 0 persen tapi tetap saja terasa berat.

Memang tidak bisa disama-samain. Ronaldo dan Vinicius jelas berbeda. Dari gaya mainnya, postur tubuhnya, sampai kontur mukanya. Cetakannya juga pasti beda.

“Ronaldo adalah Ronaldo, dia adalah legenda klub. Dia telah melakukan yang tak pernah dilakukan sebelumnya. Tetapi saya tak pernah berpikir untuk menggantikannya,” ujar Vinicius seperti dilansir Sportskeeda yang dikutip lagi dari Liputan6.

Lebih lanjut, Vinicius juga merasakan adanya perbedaan di Real Madrid dan Flamengo. Ia mengakui, bermain bagi Real Madrid membuatnya berkembang pesat. Dia bersyukur sudah bisa main di Madrid walau masih seumur jagung. Jadi, pemain yang tidak bisa meludah saat mulut menganga itu merasa sudah tepat pindah di Madrid.

“Saya berevolusi lebih sering dalam tiga bulan di Real Madrid ketimbang waktu saya setahun di Brasil. Itu bagus bagi saya sebagai awal dan bermain di klub terbaik di dunia,” kata Vinicius mengakhiri.

Main photo: AcMilan Swiss

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here