Nama Lionel Messi di dunia sepak bola bagaikan sebuah kesempurnaan. Namun belakangan, “La Pulga” membuktikan bahwa dirinya adalah manusia juga yang tak luput dari kelemahan, dosa, dan mungkin kadang-kadang kehabisan kuota. Messi mengakui bahwa kelemahan terbesarnya adalah eksekusi penalti.

Sebagai salah satu pemain top dunia, urusan mencetak gol bukanlah hal sesuatu yang sangat spesial bagi Messi. Macam jajan ke Indomaret saja, tidak ada yang bisa dibanggakan untuk foto-foto biar bisa upload ke sosial media.

Ratusan gol telah ia hasilkan selama kariernya bersama Barcelona maupun timnas Argentina. Tidak norak-norak amat jadinya jika dia mencetak gol seperti melakukan selebrasi sikap lilin di dalam gawang.

Namun kerap kali Messi justru gagal ketika harus mengeksekusi tendangan penalti. Padahal, biasanya kalau sebuah tim dapat penalti, ada saja yang langsung selebrasi duluan macam pasti jadi gol. Beberapa kali kegagalan Messi mengeksekusi penalti jadi bahan empuk untuk dibuatkan meme.

Hal ini ternyata disadari betul oleh Messi. Pemain depan timnas Argentina itu mengatakan bahwa salah satu kelemahan terbesarnya adalah mengeksekusi penalti. Sebuah fakta mencengangkan memang mengetahui ternyata Messi juga memiliki kelemahan dalam bermain bola.

Pernyataannya tersebut juga menegaskan bahwa Messi ternyata seorang manusia. Bukan cyborg yang bisa di-update jika memiliki kelemahan. Sebuah fakta yang sangat penting untuk disebarkan.

“Tendangan penalti. Saya harus lebih efektif lagi,” kata Messi menjawab pertanyaan soal kelemahan terbesarnya sejauh ini, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

https://twitter.com/brfootball/status/1036344586904330240

Selama kariernya bersama Barcelona dan timnas Argentina, Messi total telah 88 kali melakukan percobaan tendangan melalui titik penalti. Namun 17 kali di antaranya gagal berbuah selebrasi dan mengecewakan penonton baik di stadion ataupun di rumah dan kelurahan.

Padahal rekor Messi begitu luar biasa dengan 632 gol sepanjang kariernya. Ratusan gol tersebut turut mengantarkan Barcelona juara La Liga sebanyak sembilan kali serta empat trofi Liga Champions.

Hal ini juga menjelaskan perilaku Messi pada saat Barcelona menang dengan skor tidak enak 8-2, atas Huesca pekan lalu di pertandingan lanjutan La Liga. Kala itu Messi yang telah mencetak dua gol sebenarnya memiliki kesempatan untuk membuat hattrick. Sebab “El Barca” dihadiahi penalti oleh wasit.

Namun Messi justru memberikannya kepada Luis Suarez untuk mengambil eksekusi. Tentu saja hal tersebut langsung menuai pujian di sosial media. Messi dinilai sebagai pribadi yang tidak ambisius dan rendah hati meski bisa mencetak hattrick.

Kini terjawab sudah, bahwa sebenarnya Messi takut jadi bahan meme sepertinya jika gagal mengeksekusi tendangan tersebut. Lebih baik kasih orang lain saja pikirnya, nanti juga dibilangnya rendah hati. Mungkin begitu siasat Messi kala itu.

“Itu melakukan eksekusi penalti amat sulit. Rasanya sangat berbeda ketika Anda melakukan latihan dan mencoba tendangan penalti pada pertandingan sebenarnya,” ujar Messi.

Pada laga pembuka timnas Argentina di Piala Dunia 2018, Messi juga gagal mencetak gol melalui titik putih. Tendangannya bisa dibaca dengan sempurna oleh Hannes Halldorsson meskipun tidak pakai subtitle dari LebahGanteng.

“Anda bisa memiliki rencana dan ide tentang hal-hal yang harus dilakukan. Namun ketika momen itu datang, penalti itu jauh lebih sulit dibandingkan kelihatannya.”

“Kiper-kiper saat ini juga banyak yang berhasil menepis tendangan penalti dibandingkan kiper-kiper di masa lalu. Namun, benar [penalti] ini adalah hal yang perlu saya perbaiki,” ungkapnya.

https://twitter.com/fcbarcelona_id/status/1037513270922489856

Main photo: marketingspot.com

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here