AC Milan kembali meraih kemenangan secara konsisten di Seri A musim ini. Milan menunjukkan keperkasaan dan kesolidannya saat mengalahkan AS Roma 2-1. Milan tampaknya sudah membuktikan bahwa mereka sudah kembali.

Setelah melalui masa banter beberapa tahun, fans Milan berubah menjadi fans yang aneh-aneh. Mungkin karena kelamaan tidak dapat prestasi bahkan masuk Liga Champions.

Makanya, melihat hasil ini sepertinya fans Milan bakal girang setengah mati. Mimpi meraih scudetto kembali tampaknya bakal terwujud. Tidak cuma juara paruh musim doang.

Kemenangan demi kemenangan mereka raih, sampai akhirnya jadi terbiasa alias tuman setelah merasakan enaknya. Milan benar-benar tuman sekali musim ini.

Melawan Roma yang dilatih Jose Mourinho, Milan langsung unggul dua gol sampai paruh babak kedua. Zlatan Ibrahimovic mampu membawa Milan unggul lewat tendangan bebas yang melesat tajam rapi administrasi.

Zlatan pinter banget mau menempatkan bola ke pojok gawang tanpa melalui pagar betis pemain Roma. Kipernya Roma pun terkecoh dan cuma diam saja seperti cowok ketahuan selingkuh. Ujung-ujungnya cuma bilang, “Aku bisa jelasin..”

Di babak kedua, Milan menambah keunggulan lewat voucher penalti. Zlatan yang tengah berlari mendapat gangguan dari Roger Ibanez. Penalti pun dikasih ke Milan, dan Franck Kessie yang sudah terbiasa menendang penalti, melakukan tugasnya dengan baik.

Roma mencoba membalas ketertinggalan dua gol lewat serangan-serangan berbahaya. Namun pertahanan Milan sangat solid dan efektif susah ditembus.

Bahkan, Roma sampai menggesek voucher “Red Card” untuk mengeluarkan Theo Hernandez. Setelah bermain lawan 10 orang, barulah Roma bisa mencetak gol meski agak terlambat.

Stephan El Shaarawy mampu mencetak gol lewat tendangan dari jarak agak dekat untuk menyarangkan bola ke gawang Ciprian Tatarusanu yang bukan kakaknya Tata Janeeta.

Roma tidak mampu menambah gol, cuma bisa satu doang. Milan pun sukses berbagi puncak klasemen dengan Napoli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here