Laga Serie A akhirnya resmi dibuka pada akhir pekan ini di Stadion Marc Antonio Bentegodi. Namun jangan harapkan ada acara Opening Ceremony sedahsyat yang terjadi di Stadion Gelora Bung Karno. Pembukaan Seri A cuma kick off saja plus mengheningkan cipta untuk korban jembatan rubuh di Genoa.

Sang juara bertahan, Juventus melakoni laga melawan Chievo Verona. Pada pertandingan yang menjadi debut Ronaldo di Serie A, pertandingan sejatinya tak berjalan mulus. “Si Nyonya Tua” sempat tertinggal 1-2 sebelum akhirnya memastikan kemenangan 3-2 pada masa injury time.

Pertandingan pembuka Serie A ini juga menjadi laga debut bagi bintang baru mereka Cristiano Ronaldo. Meskipun tidak mencetak gol, performa Ronaldo pada laga ini terhitung tak semulus kulit paha. Kecuali kulit paha ayam KFC yang memang sudah kasar dari sananya.

Bintang asal Portugal tersebut dimainkan sejak menit awal dengan skema 4-2-3-1. Mungkin belajar dari PS 1 yang selalu masang Roberto Carlos sebagai ujung tombak, hal tersebut juga dilakukan pelatih Massimilano Allegri pada Ronaldo.

CR7 didukung oleh nama-nama yang tidak kalah jagonya yaitu Douglas Costa, Paolo Dybala, dan Juan Cuadrado. Dengan shoot power shoot power dan lari yang kencang, Ronaldo tentunya diharapkan akan membombardir gawang lawan.

Namun, di babak pertama Ronaldo tampak kesulitan bergerak karena posisinya yang tak senyaman bersama mantan dahulu. Memang dia mampu menunjukkan beberapa skill-nya dan berhasil. Tapi tak mampu memberikan kontribusi yang cukup untuk mengancam gawang.

Akhirnya di babak kedua, Massimilliano Allegri mengubah posisinya kembali ke sayap kiri dengan Mario Mandzukic ditempatkan sebagai striker. Sementara Wojciech Szczesny tetap sebagai kiper.

Baru lah pemain ganteng editan itu berkembang. Dia mencatatkan delapan tendangan dengan empat di antaranya berhasil on target tapi sisanya mengarah suka-suka.

Ada satu tendangan khas Ronaldo yang begitu hafalan, tetapi mampu ditepis kiper Stefano Sorrentino yang enggak mau mengorbankan gawangnya untuk dibobol. Bukan cuma shoot, beberapa kali juga membuat umpan tanpa pancingan yang sukses mencapai sasaran. Not bad lah, meski juga enggak bagus-bagus amat.

Meskipun gagal selebrasi di pertandingan pertama, pelatih Allegri tetap menyanjung performa mantan pemain Real Madrid itu. Menurutnya, dalam waktu yang singkat saja, Ronaldo sudah bisa menyatu dengan permainan tim.

“Secara fisik Ronaldo sudah sangat baik. Padahal dia baru berlatih bersama kami selama tujuh hari tapi mampu bekerja dengan apik. Sungguh disesalkan dia tak bisa membuat gol,” ujar Allegri dikutip dari Detik.

Terlepas dari itu hal paling dikagumi adalah bagaimana Ronaldo begitu mudah berbaur di dalam tim. Dia sangat bahagia di ruang ganti dan sudah memanfaatkan kesempatan yang dia punya,” kata Allegri.

Juventus langsung mencetak gol di menit ketiga. Berawal dari tendangan bebas, bola kemudian jatuh ke kaki Sami Khedira yang langsung melepaskan tendangan mendatar melewati kolong dari kiper Chievo. Sayang memang kolong kakinya terbuka 24 jam tidak macam Indomaret di Depok yang jam 10 sudah pada tutup.

Namun keunggulan cepat “Bianconeri” direspon dengan baik oleh para pemain Chievo. Tertinggal satu gol di menit awal tidak lantas membuat mereka memencet tombol start lalu meminta rematch dan ganti pilihan klub.

Satu gol di menit ke-38 melalui Mariusz Stepinski membuat kedudukan imbang 1-1. Juventus malah tertinggal pada babak kedua setelah Chievo mendapat hadiah penalti. Emmanuel Giaccherini membuat usaha Wojciech Szczesny melompat menjadi sia-sia. Tahu bakalan gol, lebih baik dia diam saja.

Tertinggal 2012 tentu membuat Juventus tentu sedikit panik. Pura-pura tenang saja tapi pasang poker face. Akhirnya ketenangan mereka berbuah hasil ketika berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-75.

Umpan pojok dari Federico Bernadeschi coba disundul Leonardo Bonucci meski hanya menghasilkan sundulan fana. Bola lalu membentur bek Chievo Mattia Bani dan masuk ke gawang. Lucunya Bonucci yang kemudian melakukan selebrasi. Padahal yang mencetak gol saja hanya diam tidak sombong.

Langsung gerak cepat si Bonucci merayakannya biar dikira mencetak gol, padahal banyak terdapat kamera yang merekam kejadian tersebut. Bagaimanapun, skor menjadi imbang 2-2, kalau tak ada gerakan sundulan angin dari Bonucci juga bisa jadi Bani mampu menghalaunya dengan mudah.

Umpan datar Alex Sandro disenggol sedikit oleh Bernadeschi di depan gawang, Untung disenggol tidak balas bacok itu bola. Beberapa menit kemudian pertandingan berakhir dengan kemenangan Juventus 3-2 atas tim tuan rumah.

Main photo: infobae.com

7 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here