Juventus sudah menaruh satu kakinya di perempat final Liga Champions usai menundukkan Porto di leg pertama. Ada hal menarik yang bisa dipetik dari laga tersebut. Tapi tolong jangan dikaitkan dengan Pilkada DKI.

Angka dua menghiasi pertandingan pada malam yang dingin dengan cuaca yang mendukung. Juve mencetak dua gol tanpa balas, golnya dicetak oleh dua pemain pengganti hanya dalam jeda dua menit saja.

Plus, dua kartu kuning yang diterima Alex Telles dan berujung kartu merah mengubah jalannya pertandingan jadi milik Juve. Lucunya lagi, dua kartu kuning yang didapat Telles juga hanya berselang dua menit saja.

Tentu saja, jangan dijadikan pertanda untuk paslon nomor dua di Pilkada DKI karena tidak ada hubungannya. Kebiasaan orang Indonesia memang suka mengait-ngaitkan hal yang tak berkaitan.

Kejatuhan cicak dibilangnya pertanda sial, mata kedutan dibilangya pertanda bakal ketemu gebetan. Sekalian saja tiap tanggal 28 dibilang pertanda bakal menerima gaji.

Juve sempat menderita dalam 10 menit pertama. Serangan ’11 September 2001′ bisa saja menewaskan Juve dalam sekejap kalau tidak memiliki kesolidan lini belakang yang tangguh. Hingga akhirnya klub bernuansa hitam-putih kayak baju tahanan itu mampu menguasai pertandingan.

Kekuasaan kerajaan Juve pada malam itu semakin-makin saat Telles yang rada ceroboh menerima dua kartu kuning hanya dalam dua menit. Mungkin jadi prestasi yang membanggakan baginya. Pertama saat menjegal Juan Cuadrado di pinggir lapangan pada menit ke-25. Bukannya taubat, Telles melakukannya lagi pada Stephan Lichtsteiner dua menit kemudian.

Wajar saja, wasit asal Jerman yang nama belakangnya huruf konsonan semua itu langsung memberikannya kartu merah, biar dia puas. Seperti biasa, wasit langsung dikerumuni warga yang tak terima rekannya diusir dari lapangan.

Porto pun harus menjalani laga selama sekitar 65 menit dengan 10 pemain. Meski sempat solid menghadapi serangan kemerdekaan Juve, gawang Iker Casillas akhirnya tidak tahan juga.

Kecerdikan Massimilliano Allegri memasukkan wonderkid Marko Pjaca membuahkan hasil. Kerja sama antara Pjaca dengan Dybala ditambah assist sempurna dari bek Porto, Miguel Layun, yang dengan baik hati memberikan operan manis kepada Pjaca dapat dikonversi menjadi gol pada menit ke-72.

Pjaca cetak gol pertamanya di Juve sekaligus Liga Champions. (Twitter: @ChampionsLeague)

Allegri kemudian memasukkan Dani Alves satu menit setelah gol tersebut. Hebatnya, Alves langsung akrab dengan gawang Casillas. Hanya satu menit masuk lapangan, Alves bisa segera membobol Porto lewat tendangan tanpa alasan usai menerima umpan membelah samudera dari Alex Sandro. Brazil Connection.

“Para pemain sabar, berusaha menekan lawan dan kami membawa pulang kemenangan penting. Hasil akhir bisa saja bertambah jadi 3-0, tapi ini juga bagus,” ujar Allegri, mantap.

Main photo credit: Goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here