Bagi kalian yang kurang semangat dengan hari Senin ini, tengoklah para pemain dan fans Arsenal yang jauh lebih tak bersemangat lagi. Maklum, timnya baru kalah 0-1 dari Leicester City di Liga Primer.

Makanya bersyukurlah. Bersyukur bahwa masih ada orang lain yang lebih sedih lagi saat mengawali awal pekan. Kecuali saraf sedihnya fans Arsenal ini sudah kebas. Saking seringnya kalah.

Memang sudah bukan hal mengejutkan lagi jika “The Gunners” ini menerima kekalahan. Sudah biasa. Kalau enggak seri ya kalah. Menang sesekali saja kalau lagi ingin.

Musim ini saja sudah tiga kali kalah. Padahal sudah enam kali main. Yang lain masih banyak yang lima. Kebayang jika beberapa tim di bawahnya meraih kemenangan posisi Arsenal bisa makin turun lagi.

https://twitter.com/brfootball/status/1320392974916898817

Menjamu Leicester di Emirates, sang tamu benar-benar tidak tahu diri. Tidak ada mau ngalah-ngalahnya sama tuan rumah.

Arsenal sebenarnya mampu mencetak gol di babak pertama memanfaatkan situasi sepak pojok. Sayangnya gol tersebut dianulir karena offside. Kasihan banget.

Justru Leicester yag mampu mencetak gol lewat skema serangan balik yang cukup mantap. Jamie Vardy sukses membobol gawang Bernd Leno, dua dari 22 pemain yang main pakai sarung tangan di laga ini.

Pelatih Mikel Arteta pun mengungkapkan kenapa mereka bisa kalah dari Leicester. Sebenarnya alasannya sederhana, karena memang Arsenal lebih lemah dari Leicester. Gitu saja.

“Mereka memiliki 10 orang di belakang bola dan kemudian satu kesempatan, ketika bola tidak ada tekanan, kami mencoba untuk melangkah masuk dan itu menciptakan ruang dan kemudian mereka lolos,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here