Tottenham Hotspur gagal memafaatkan keuntungan bermain di rumah sendiri pada laga lanjutan Premier League pekan ke-28. Bertanding di stadion yang namanya sangat kreatif sekali, Tottenham Hotspur Stadium, tuan rumah takluk dari Wolverhampton dengan skor 3-2.

Padahal ini jadi kesempatan bagus bagi Spurs untuk merangsek ke zona Champions. Apalagi di malam sebelumnya Chelsea yang berada di peringkat keempat hanya bermain imbang.

Tapi Spurs nampaknya terlalu setia kawan sama Manchester United yang bersamaan di pertandingan lain juga gagal meraih poin penuh. Anaknya tidak MT alias makan teman mereka. Solid sekali seperti anak teknik!

Wolverhampton sendiri juga sebenarnya sedang menunjukan performa yang cukup impresif belakangan. Bahkan tim berlambang serigala itu jadi salah satu penantang tergigih untuk perebutan jatah Champions.

Entah jadinya Spurs yang kocak atau Wolverhampton yang jago. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Spurs jelas tampil lebih percaya diri. Mereka pun mencetak gol saat laga baru berjalan 13 menit lewat sepakan Steven Bergwijn.

Memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Alli, pemain yang namanya dibaca “berkhwein” ini dengan tengan menyambar bola di depan gawang.

Tim tamu nyatanya langsung membalas di menit ke-37 lewat gol Matt Doherty yang jelas tidak ada hubungan keluarga dengan Mat Solar.

Namun di akhir babak pertama Serge Aurier kembali membuat Spurs unggul untuk kedua kalinya lewat sepakan kotak+R2 alias placing cantik ke ujung gawang.

Lagi-lagi Wolves membalas di awal babak kedua melalui gol tap-ins Diogo Jota yang membuat skor kembali imbang 1-1.

Sudah dua kali unggul, Spurs nyatanya harus terima kenyataan mereka yang akhirnya tertinggal usai     Raul Jimenez memaksa Paulo Gazzaniga jadi tukang pungut bola untuk ketiga kali.

Gerakan kotak+X alias pura-pura menendang Jimenez mampu mengecoh Japhet Tanganga sebelum diakhiri tendangan keras ke gawang Spurs. Hingga laga usai skor 3-2 bertahan untuk tim tamu.

“Pada pemain tidak pantas menerima kekalahan ini. Kami dihukum oleh, saya akan bilang, kesalahan mentalitas. Anda harus kejam melawan tim-tim seperti Wolves, yang bermain sangat baik dalam serangan balik,” komentar Jose Mourinho dikutip dari Detik.

https://twitter.com/Squawka/status/1234141424268009474?s=20

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here