Liverpool yang sempat kesulitan diterpa serangan-serangan Sheffield United akhirnya bisa memenangkan laga ini. Melalui sebuah usaha yang susah payah, “The Reds” mampu menang 2-1.

Sheffield yang secara tak terduga mampu membuat Liverpool repot. Untung saja kiper Alisson Becker sudah main kembali. Kebayang kipernya masih Adrian, mungkin dia bakal menendang angin lagi.

Itu saja Sheffield berhasil unggul dulu setelah Fabinho dianggap melakukan pelanggaran di kotak penalti. Memang kakinya Fabinho sebenarnya berada di luar kotak saat menekel Oliver McBurnie. Namun petugas VAR menganggapnya pelanggaran dilakukan di dalam. Entah itu pandangan dari mana.

Terserah VAR saja lah, yang jelas penalti tetap dilakukan dan Sander Berge sukses menipu Alisson yang sudah lama tak merumput lagi.

Liverpool sempat membalas keuggulan Sheffield dengan gol cebok Roberto Firmino. Sundulan rambut tipis Sadio Mane bisa ditepis Aaron Ramsdale, namun muntahannya jatuh di kaki Firmino.

https://twitter.com/CianoLFC/status/1320100648218742785

Sheffield yang tanpa beban main di Anfield bisa menyulitkan barisan pertahanan Liverpool. Bahkan “The Blades” harusnya mendapat dua penalti lagi saat seorang pemain mereka dijatuhkan dan Andy Robertson melakukan handball.

Sayangnya voucher penalti Sheffield cuma berlaku satu kali saja di laga ini. Beda dengan MU yang bisa berkali-kali karena saldonya banyak.

Sampai akhirnya Liverpool bisa mencetak gol kemenangan lewat sundulan pemain baru tapi tidak songong, Diogo Jota. Jota ini sepertinya sudah ditatar dengan baik oleh seniornya di Liverpool, soalnya penampilannya lumayan oke bagi ukurang pemain baru.

Pelatih Juergen Klopp mengaku tidak kaget dengan hasil ini. Bisa menang saja Liverpool sudah bersyukur.

“Saya tidak terkejut sama sekali. Anda selalu harus bekerja keras melawan Sheffield United. Sulit untuk mengalahkan Chris Wilder (manajer Sheffield),” kata Klopp seperti dikutip dari BBC yang disalin lagi dari Detik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here