Semboyan ‘Hala Madrid!’ yang sempat dipelesetkan jadi ‘Haha Madrid’ akibat sering kalah, perlahan mulai kembali lagi jadi ‘Hala Madrid’. Timnya Zinedine Zidane itu mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Kemenangan demi kemenangan mulai diraih dalam beberapa laga terakhir. Termasuk jadi juara grup di Liga Champions setelah sebelumnya sempat terancam main di Liga Malam Jumat.

Terakhir, Madrid sukses menumbangkan Athletic Bilbao dengan skor lumayan meyakinkan, 3-1.

Bermain di kandang sendiri meski bukan di Bernabeu, Madrid dapat keuntungan karena mulai dari menit ke-13, lawannya cuma main 10 orang.

Bukan karena seorang pemainnya ngambek ogah main, tetapi karena mendapat kartu kuning kedua ketika baru main beberapa menit saja. Mantap betul itu Raul Garcia, dalam lima menit dapat dua kartu.

Mungkin dia lagi kejar setoran mau mengumpulkan kartu kuning sebanyak-banyaknya. Syukur-syukur bisa dapat yang warna merah. Maklum, hadiah kartu tersebut tidak tersedia di paket Happy Meal mekdi.

https://twitter.com/RM4Albanian/status/1338986676220276736

Akibatnya, Madrid dengan enak memenangi laga mulai dari menit segitu. Meski sempat dapat perlawanan sulit dari Bilbao yang main 10 orang.

Diawali tendangan Toni Kroos dari luar kotak penalti yang rada tumben itu Kroos bisa mencetak gol. Skor jadi 1-0.

Namun, Bilbao sempat menyamakan di babak kedua. Ander Capa berhasil memanfaatkan bola muntah hasil tendangannya sendiri. Sepertinya dia sengaja melakukan ‘one-two’ dengan Thibaut Courtois supaya lebih greget.

Untunglah Madrid masih punya simpanan cyborg setelah Cristiano Ronaldo pergi. Cyborgnya tidak sebagus versi Ronaldo. Namun cyborg bernama Karim Benzema ini selalu hadir saat dibutuhkan.

Dia menjadi aktor kemenangan dengan mencetak dua gol Madrid pada paruh babak kedua dan menit akhir. Pada terciptanya gol terakhir Madrid, mereka rada hoki-hokian.

Gol mereka tercipta hasil serangan balik Bilbao. Sebuah tendangan pemain Bilbao yang sudah berhadapan dengan Courtois masih bisa ditepis oleh kiper berhidung mancung tersebut. Bola muntah kemudian dimanfaatkan jadi serangan balik Benzema dan tercipta gol.

Andai saja tendangan Mikel Vesga bisa masuk ke gawang tanpa ditepis Courtois, skor sudah seri 2-2 dan ‘Hala Madrid’ dipastikan tak ada dalam istilah di laga tersebut.

“Benzema benar-benar menunjukkan kelasnya. Dia adalah penyerang terbaik Prancis saat ini. Dia sudah lama di Madrid dan membuktikan betapa luar biasanya dia di sini,” ujar Zidane.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here