Tim nasional Spanyol akhirnya bisa ngegas di laga ketiga penyisihan grup saat melawan Slowakia. Tim Matador Spanyol berhasil “membungkus” Slowakia dengan skor 5-0. Slowakia langsung dibungkus, dipaketin, disuruh pulang.

Spanyol dalam dua pertandingan awal memang sama sekali tak ada gregetnya. Benar-benar dodol sekali. Pasti pada zonk bagi para pemain Fantasy League yang memasang pemain-pemain Spanyol.

Dua laga awal, mereka main imbang tanpa gol dengan Swedia. Kemudian imbang lagi 1-1 lawan Polandia. Alvaro Morata yang banyak buang peluang, masih beruntung bisa cetak satu gol di laga itu.

Di laga terakhir, Spanyol juga sebenarnya sama lembeknya. Tidak ada greget-gregetnya barang sedikit. Jauh lebih greget Safa Marwah artis Bigo. Sekarang makin kencang dan bikin celana pria jadi sempit.

Bagaimana tidak greget, Spanyol dapat peluang emas bercampur intan permata saat dikasih voucher penalti. Namun Alvaro Morata malah menyia-nyiakan kesempatan itu. Bola dapat ditepis oleh kiper Martin Dubravka.

Spanyol boleh saja mencetak dua gol di babak pertama. Namun bisa dibilang golnya boleh ada unsur hokinya. Apalagi gol pertama, itu sih boleh dikasih kiper Dubravka.

Dubravka yang baru saja jadi pahlawan, baru saja mendulang poin tinggi di Fantasy League akibat menepis penalti, mendadak jadi jamet. Bola tendangan Pablo Sarabria mengenai mistar gawang, lalu memantul tinggi.

Dubravka harusnya bisa dengan mudah menyelamatkan bola tersebut. Bisa ditangkap, atau ditepis keluar lapangan. Soalnya dia sama sekali tidak mendapat challenge berarti dari pemain Spanyol.

Namun yang terjadi adalah, dia malah melakukan smash ke gawangnya sendiri. Bola dengan enaknya ditepak serasa lagi main voli. Entah karena silau apa gimana, yang jelas kesalahan itu lucu banget bagi seorang kiper. Main voli gaya smash begitu juga pasti mudah diterima lawan. Fix gagal juga kalau jadi atlet voli ini si Dubravka.

Setelah kebobolan kocak seperti itu, baru lah Spanyol melanjutkan gol-golnya. Aymeric Laporte mencetak gol lewat sundulan ke gawang yang kosong tak dikawal Dubravka.

Gara-gara kemelut, Dubravka keluar dari sarangnya untuk mengantisipasi Gerard Moreno. Namun Moreno dengan cerdik segera memberikan umpan silang kepada Laporte.

Di babak kedua, barulah Spanyol ngamuk. Sarabria kemudian mencetak gol ketiga usai menerima umpan silang Jordi Alba. Kemudian disusul sontekan maut Ferran Torres hasil umpan silang mendatar dari Sarabria.

Kemudian pada menit ke-71, Pau Torres sukses mengganjilkan kemenangan Spanyol jadi 5-0. Sundulan jarak dekat sekali bisa ditepis Dubravka, namun bola memantul ke Juraj Kucka dan masuk ke gawangnya sendiri.

Kemenangan 5-0 ini jadi kemenangan pertama kalinya dengan kemenangan skor tersebut bagi Spanyol di ajang Euro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here