Real Madrid gagal mempertahankan keunggulan saat menjamu tim papan atas lainnya di La Liga musim ini, Villarreal. Bermain di markasnya Villarreal, Madrid dipaksa bermain imbang 1-1.

Villarreal memang belakangan lagi bagus mainnya plus hasilnya juga. Main bagus saja tidak cukup, harus selaras dengan hasil. Jangan kayak coach yang satu itu, maunya main bagus saja. Kalah enggak apa-apa yang penting main cantik.

Tim berjuluk “Kapal Selam Kuning” itu menjaga performa unbeaten dalam 10 pertandingan di segala kompetisi. Terakhir kali mereka kalah saat dibantai Barcelona 0-4 di awal-awal musim. Itu menjadi kekalahan satu-satunya Villarreal musim ini.

Madrid pun dibuat repot. Entah Villarreal-nya yang lagi bagus atau Madridnya yang menurun. Yang pasti, skor 1-1 sudah menunjukkan kesimpulan.

Baru dua menit berjalan, Madrid bisa mencetak gol lewat yang berawal dari keputusan ragu-ragu para wasit. Hakim garis sempat mengangkat bendera saat Dani Carvajal mau memberi umpan kepada Lucas Vazquez.

Namun, hakim garis ragu-ragu, dia langsung cepat-cepat menurunkan benderanya. Sudah seperti bocah SD tunjuk tangan pas guru lagi menghadap papan tulis. Ketika berbalik, buru-buru diturunkan tangannya.

Hal ini membuat pemain-pemain Villarreal kebingungan. Hilang fokus. Termasuk kiper Sergio Asenjo yang diam saja ketika bola disundul Mariano Diaz ketika menerima umpan Carvajal.

Para pemain Villarreal yang berbaju kuning macam Minions itu sempat mempertanyakan wasit. Dalam tayangan ulang, memang posisi Vazquez offside.

Namun, entah apa alasan wasit. Mungkin umpan Carvajal tak sempurna lantaran dipotong bek Villarreal, Alfonso Pedraza. Namun tetap saja hal itu membingungkan.

Untung saja, wasit membayar lunas kebingungan para pemain Villarreal itu dengan sebuah voucher penalti. “Nih, daripada bawel, saya kasih voucher!” begitu mungkin pikir sang wasit.

Samuel Chukwueze diganjar Thibaut Courtois yang mengakibatkan penalti. Memang halus sekali pelanggarannya, tampak tak kasat mata. Tetapi tetap saja dianggap pelanggaran oleh wasit karena ada sedikit kontak antara tangan Courtois dengan kaki mulus tanpa daki milik Chukwueze.

Gerard Moreno tak menyia-nyiakan peluang tersebut dan menggesek vouchernya dengan mantap. Skor 1-1 menghiasi papan skor di akhir laga.

Zidane pun kesal karena Madrid gagal mengamankan kemenangan. Menurutnya, Madrid seharusnya bisa dapat hasil lebih baik. Sayangnya mereka tak beruntung.

Padahal itu saja sudah dibantu gol bingung yang seharusnya offside. Tapi ya sudahlah.

“Kami pantas dapat lebih dari performa hari ini, khususnya di babak pertama. Saya kesal karena anak-anak sudah kerja sangat keras,” ujar Zidane seperti dikutip situs resmi klub, disalin dari Detik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here