Chelsea kembali meraih kemenangan keempat pada lanjutan Liga Inggris pekan keempat. Menjamu Bournemouth di kandang sendiri, “The Blues” menaklukkan tamunya dengan dua gol tanpa balas. Kemenangan ini membuat Chelsea belum terkalahkan sejauh ini di Premier League.

Meski meraih kemenangan meyakinkan, pasukan Maurizio Sarri harus berusah payah meraihnya pada laga yang digelar di Stamford Bridge. Memang sih, kalau mau gampang ganti saja levelnya jadi Beginer bukan Legend.

Pertahanan Bournemouth yang sangat rapat macam sedang naik angkot membuat Chelsea kesulitan untuk menembus jala Asmir Begovic. Mau nembus gawang saja susah, apalagi sampai nembus jalanya.

Dua gol Chelsea sendiri baru lahir di 20 menit terakhir dengan proses normal. Kalau prematur biasanya lahir melalui cara caesar. Gol pembuka dibuat oleh Pedro Rodriguez yang musim ini telah mencetak 3 gol. Lebih banyak dari total golnya sepanjang musim lalu yang hanya 2 gol dari 23 laga.

Satu gol lainnya disumbangkan oleh Eden Hazard yang semakin menegaskan bahwa dirinya adalah sosok pemain kunci di skuat “The Blues” saat ini. Hazard menjadi pemain yang paling sering terlibat dalam gol musim ini dengan 2 gol dan 2 assist.

Terkait dengan dua gol telat tersebut, Sarri mengatakan selalu yakin bahwa anak asuhnya dapat memecah kebuntuan. Ia juga mengakui ketangguhan lini belakang Bournemouth yang membuat lini serang Chelsea mati kutu.

“Babak pertama sangat sulit dan mungkin kami harusnya mengalirkan bola lebih cepat dan punya pergerakan yang lebih bagus, tapi dalam pertandingan seperti ini, biasanya Anda bisa menang di 20 atau 25 menit terakhir,” ujarnya dikutip dari Detik.

Kemenangan itu membuat Chelsea kini meraih poin sempurna dari empat pertandingan yang telah mereka jalani di Premier League musim ini. Chelsea pun kini berada di posisi kedua klasemen dengan 12 poin. Sementara Bournemouth berada di posisi enam dengan tujuh poin.

Pada jalannya pertandingan, Chelsea yang menguasai pertandingan di babak pertama, kesulitan untuk menembus pertahanan Bournemouth. Dengan strategi pemain yang menumpuk, kotak penalti Bournemouth serasa seperti toko merchandise Asian Games di GBK saja.

Total 12 tembakan yang dibuat Chelsea tidak ada efeknya sebab hanya ada dua yang mengarah ke gawang. Sementara Bournemouth melepaskan empat tembakan dengan satu on target. Akibatnya babak pertama berakhir sia-sia tanpa terjadi gol.

Chelsea akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-72 melalui Pedro. Umpan satu duanya dengan Olivier Giroud diakhiri dengan tendangan asal-asalan ke gawang dari depan kotak penalti. Beruntung bola mengarah ke ujung gawang tanpa mampu dihalau Begovic yang kalau sudah lulus S2 sepertinya berubah nama jadi Pintarvic.

Bournemouth yang mencoba untuk mencari penyama kedudukan malah kembali kecolongan di menit ke-85. Kali ini umpan satu dua Hazard dengan Marcos Alonso membuat Begovic memungut bola dari gawangnya untuk kedua kali.

Bisa-bisa Begovic lama-lama berubah profesi kalau kerjanya disuruh memungut barang-barang yang masuk di gawangnya terus. Tapi kalau mungutnya sampah, tentu itu lebih bagus karena bisa membuat kota menjadi lebih bersih.

https://twitter.com/shotongoal247/status/1035919161665437697

Main photo: green-trades.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here