Jadwal ujian sudah keluar. Ujian semifinal di Liga Champions mentakdirkan derby seru Madrid melawan Madrid. Cuma yang satu nama depannya Real, yang satunya Atletico.

Berdasarkan data head to head di Liga Champions, mereka bertemu sampai tiga kali dalam tiga edisi terakhir. Ditambah sekarang jadinya empat.

Sang kakak, Real, unggul semuanya. Pada final Liga Champions 2013/14 dan 2015/16, Real sukses mengalahkan Atletico sehingga bikin si adik penasaran bagaimana mengalahkan sang kakak.

Dua kekalahan itu bikin nyesek, soalnya pada 2013/14 Atletico sudah unggul 1-0 sampai pada menit ke 90-an disamakan oleh Sergio Ramos. Mereka akhirnya kalah 1-4. Begitu juga dengan 2015/16, Real menang adu penalti yang cukup dramatis.

Sedangkan pada perempat final Liga Champions 2014/15, Real menyingkirkan Atletico dengan skor agregat 1-0. Tipis saja, yang penting lolos ke babak selanjutnya.

Kakak lawan adik sendiri ini bagai memperebutkan warisan orang tua. Tapi bagi Real, tentu saja mereka ingin mempertahankan statistik bagus lawan Atletico di Liga Champions.

Bagaimana pendapat Real tentang calon lawannya, adik sendiri, di semifinal nanti?

“Kami bahagia selangkah lagi sampai final. Tapi Atletico merupakan kesebelasan yang pandai memanfaatkan setiap kesalahan lawan. Kami harus membayar besar jika melakukan kesalahan,” ujar Direktur Real, Emilio Butragueno.

Real memang mesti hati-hati, satu kesalahan bisa berdampak buruk selama-lamanya. Bakal dikenang seumur hidup sampai tiba kehidupan di akherat.

Lebih lanjut, Butragueno menambahkan, “Mereka punya lini depan yang tajam serta lini belakang yang sulit dibobol. Kalau Real membuat kesalahan, kami bisa membayar mahal.”

Main photo credit: Prediksi Jitu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here