Juventus melangkah ke semifinal kedua kalinya dalam tiga edisi Liga Champions terakhir. Menandakan kebangkitan mereka di kancah Eropa, bahwa masuk final pada 2014/15 itu bukan sekadar kebetulan.

Pastinya, tahun ini “I Bianconeri” tak ingin bernasib sama. Mereka ingin juara, apalagi skuatnya jauh lebih kuat dengan pertahanan yang sangat kokoh bak tembok-tembok gedung Kopasus.

Juve ternyata bersyukur dapat lawan yang di atas kertas, paling lemah di antara keempat semifinalis Liga Champions musim ini. Apalagi, mereka punya modal sejarah saat menyingkirkan Monaco dua tahun lalu dengan skor agregat tipis saja, 1-0.

Namun, mereka perlu ekstra hati-hati. Meski pertahanannya terbukti aman badai, tapi lawannya si Monaco ini punya lini depan yang tajam. Tim asal Prancis itu selalu sukses mencetak tiga gol dalam empat laga terakhirnya di Liga Champions. Tak peduli apakah main di kandang sendiri atau kandang lawan.

Makanya, lawan Juventus ini akan sangat seru. Tim dengan produktivitas tinggi akan menantang tim yang punya pertahanan paling kuat se-Eropa saat ini. Juve di Liga Champions musim ini baru kebobolan dua gol.

Bahkan dalam empat laga terakhirnya di fase gugur tidak kebobolan sama sekali. Tak peduli apakah main di kandang sendiri atau kandang lawan. Mereka juga sukses bikin Trio MSN, salah satu trio terbaik dunia, sampai stres dan menangis meski tak sampai pipis di celana.

Bagaimana pendapat Juventus tentang Monaco di semifinal nanti?

“Saya berharap kami siap menghadapi tantangan ini dengan kekuatan maksimal. Kami akan melawan sebuah tim yang sangat muda dan punya daya jelajah yang tinggi. Itu akan selalu menyulitkan,” ujar Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved.

Bek veteran yang sudah berpengalaman, Stephan Lichtsteiner, turut mengomentari calon lawannya itu.

“Tentu saja, Monaco bukanlah tim untuk dianggap enteng. Kami senang tidak bertemu Real Madrid, tapi di sisi lain kami tahu Monaco adalah tim yang sangat berbahaya. Mereka mencetak banyak gol, jadi kami harus berhati-hati,” kata pemain yang kerap dijuluki “Swiss Express” itu.

Sekarang tinggal tunggu saja, siapa yang lebih unggul? Pertahanan terkokoh atau lini serang tertajam. Tunggu tanggal mainnya.

Main photo credit: Today Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here