Chelsea sukses menjaga tren positif mereka saat bertamu di markas Newcastle United di sebuah bangunan kosong alias tanpa penonton. “The Blues” berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor standar, 2-0.

Chelsea yang memakai kostum mirip permen gulali itu mempertahankan unbeaten mereka dalam sembilan laga. Bahkan, Chelsea menjaga cleansheet sebanyak tujuh laga.

Dalam sembilan laga tersebut, Chelsea hanya kebobolan empat gol. Tiga di antaranya waktu masih dikawal kiper culun sok jago, Kepa Arrizabalaga. Ketika diambil alih Edouard Mendy, langsung gacor.

Mendy cuma kebobolan sekali dalam delapan laga terakhirnya. Benar-benar luar biasa sekali ini efek Mendy. Mungkin anaknya rajin beribadah sehingga terus dilindungi Allah SWT.

Chelsea memulai laga melawan Newcastle ini dengan skor 0-0. Tidak pernah ada pertandingan Chelsea di Liga Primer yang dimulai dengan skor 2-0 atau 0-1. Semuanya pasti bermula dengan 0-0.

Timo Werner sempat mendapat peluang emas ketika punya peluang menembak di depan gawang. Sayang kakinya seperti tidak punya mata kaki karena tendangannya melenceng ke samping gawang.

Dua kali peluang Werner itu ditendang ke samping gawang. Entah apa yang diincarnya.

Meski demikian, Chelsea berhasil mendapat golnya lewat bantuan agen ganda, Federico Fernandez. Fernandez mencetak gol bunuh diri saat menendang bola ke gawang sendiri ketika menerima umpan silang Mason Mount. Entah apa maksudnya.

Werner kembali melakukan kesalahan saat sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Newcastle. Bukannya ditembak, dia memilih mengumpan ke rekannya tapi dengan umpan yang lembek sekali. Akibatnya bola jatuh di kaki bek lawan. Ampun ya rabbi.

Untung saja Werner masih dikasih kesempatan kedua buat kasih assist. Kali ini bisa dilakukan dengan baik dan sukses diselesaikan Tammy Abraham.

Pelatih Frank Lampard sangat senang sekali bisa menyelesaikan laga ini dengan kemenangan. Apalagi setelah international break. Dia sepertinya mesem-mesem masuk ke ruang ganti setelah peluit akhir berbunyi. Mungkin sambil bersenandung lagunya Armada.

“Saya senang. Ini pertandingan yang sulit untuk datang ke sini setelah jeda internasional, semua pemain telah pergi. Kami mendominasi permainan, kami bisa mencetak lebih banyak gol, tetapi para pemain menanganinya dengan sangat baik,” ujar Lampard memuji, dikutip dari Beritasatu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here