Thibaut Courtois sepertinya harus mengakrabkan diri dengan bangku cadangan Real Madrid. Setelah bergulirnya La Liga, belum sekalipun kiper internasional Belgia itu dimainkan pada satu pertandingan pun. Padahal Madrid telah menjalani dua laga selama ini. Selamat datang di bench Madrid, Courtois!

Kepindahan Courtois menuju Madrid sempat menyajikan drama tarik ulur macam sedang bermain layangan antar kedua tim. Usai berakhirnya Piala Dunia, Madrid yang terus berburu kiper baru semakin dekat mendekati mantan penjaga gawang Atletico Madrid itu.

Sebelumnya Madrid yang mengincar David De Gea, gagal total sebab Manchester United berhasil meyakinkan sang pemain untuk bertahan. Chelsea sendiri ngotot untuk mempertahankan kiper andalannya selama beberapa musim terakhir. Sementara itu Courtois mulai menunjukan tanda-tanda pembangkangan dengan menolak mengikuti latihan pramusim Chelsea.

Satu minggu jelang penutupan bursa transfer Premier League, “The Blues” kemudian melakukan langkah berani dengan menebus Kepa Arrizabalaga dari Athletic Bilbao sekaligus melepas Courtois ke Madrid. Tewal juga akhirnya itu ‘layangan’ setelah ditarik ulur.

Usai kepindahannya Courtois sempat menjadi target kemarahan para suporter Atletico sebab melakukan aksi main cipok lambang Madrid di bajunya. Sewaktu itu ia mengatakan sangat bangga mengenakan seragam Madrid. Seperti yang diketahui bahwa Madrid sendiri adalah rival dari “Los Colchoneros”.

Kadang kenyataan memang menyakitkan. Mungkin itu yang dirasakan oleh Courtois. Berharap langsung jadi kiper utama Madrid dan menggusur Keylor Navas, nyatanya Courtois kini lebih sering jadi teman bangku cadangan saja. Sebentar lagi mungkin mereka bisa jadi teman akrab dan saling whatsapp-an.

Setelah dua laga La Liga ditambah satu laga Piala Super Eropa, nyatanya Navas masih jadi pilihan utama pelatih anyar Julen Lopetegui. Mendengar berita ini, De Gea tentunya bisa menghela napas dan bersyukur tidak jadi pindah ke Madrid meskipun di MU timnya sama saja payah.

Navas sendiri menunjukan performa yang apik pada dua laga penampilannya di La Liga. Kiper asal Kosta Rika itu total membuat lima penyelamatan penting dan membantu timnya hanya kebobolan satu kali sejauh ini di liga. Setidaknya Courtois membuat catatan lebih baik dengan belum pernah kebobolan di La Liga pada musim ini.

Lopetegui mengatakan bahwa Madrid tidak akan memiliki kiper utama. Menurutnya tugas untuk menjaga gawan akan dibagi sama rata antara Courtois dan Navas. Jadi mungkin Courtois yang berhidung mancung macam galah rambutan itu harus lebih bersabar.

Toh, pada Piala Super Eropa kemarin si Courtois juga sudah main. Meski akhirnya kebobolan empat gol langsung dalam laga debutnya itu. Mungkin si Lopetegui jadi percaya-enggak percaya.

“Situasi mengenai Courtois memang sulit dimengerti, tetapi cukup sederhana untuk dijelaskan,” ujar Lopetegui dikutip dari Detik. “Saya memiliki dua kiper yang bagus dan kami sama sekali tidak memiliki masalah di area tersebut. Saya akan memutuskan siapa yang terbaik untuk turun bermain.”

Ia menambahkan bahwa siapa yang menunjukan penampilan lebih baik akan mendapat kesempatan untuk berlaga. Hal tersebut dinilai Lopetegui bagus untuk menciptakan suasana bersaing yang sehat sehingga Madrid selalu mendapatkan yang terbaik.

“Keylor Navas terpilih pada laga melawan Girona dan dia tampil bagus. Kehadiran dua kiper hebat membuat sektor tersebut memiliki situasi kompetisi yang positif. Saya punya beberapa rencana untuk laga-laga berikutnya.”

Main photo: eatfootball.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here