Chelsea dipastikan harus jadi penonton saja tiap Selasa malam dan Rabu malam musim depan. Pasalnya, tim berjuluk “Si Biru” macam api kompor gas itu cuma finis di peringkat kelima Liga Primer dan tidak mampu lolos ke Liga Champions. Namun, ada hikmah di balik peristiwa, Chelsea tetap dinyatakan lolos ke Liga Malam Jumat alias Liga Europa.

Chelsea sebenarnya bisa saja lolos ke Liga Champions jika jatah buat Inggris ada 10 tim. Sayangnya cuma dikasih jatah gratisan sebanyak empat tiket saja. Tiketnya juga bukan berupa cashback. 

Yang bikin kocak, Chelsea ini pasrah saja dilucuti Newcastle United 0-3 alias tiga gol tak berbalas. Mungkin mereka sudah pasrah setelah melihat skor di laga sebelah, Liverpool lawan Brighton berkesudahan 4-0. Sampai menit 50-an saja skornya sudah 3-0 buat Liverpool.

Jadi pas mendengar kabar tersebut, mereka sudah ogah-ogahan. Soalnya mau Chelsea menang 30-0 sekalipun, mereka tetap tak lolos jika Liverpool menang. Jadi ya cuma bikin lelah saja.

Penghabisannya, para pemain Chelsea ini barangkali lebih memilih jaga fisik saja. Buat apa capai-capai main kalau di laga sebelah skornya sudah 2-0. Belum lagi risiko cedera di mana Piala Dunia sebentar lagi digelar.

Lihat saja, baru berjalan 23 menit Chelsea sudah kebobolan. Berawal dari umpan LDR seseorang berbaju Newcastle mampu disambut Jacob Murphy dan mengecoh Thibaut Courtois.

Courtois pun gelagapan dan tangannya berusaha menggapai bola macam lagi petik mangga. Bola sukses ditepis keluar gawang, sayangnya di situ ada Dwight Gayle yang enak banget sundul bola pakai jidat depannya.

Chelsea tak banyak berbuat untuk bikin gol. Paling-paling usaha paling berbahaya saat tendangan akrobatik coba-coba Olivier Giroud yang masih bisa ditepis kiper Martin Dubravka. Padahal kalau gol, lumayan cantik juga, tanpa make up. 

Newcastle menggandakan keunggulan lewat sebuah gol santai yang bikin Courtois ikut-ikutan santai. Tendangan biasa-biasa saja dari Jonjo Shelvey mampu dicolek sedikit macam selai roti warkop oleh Ayoze Perez.

Cuma empat menit buat Chelsea untuk menikmati skor 0-2-nya. Pada menit ke-62, Perez kembali bikin gol santai sampai-sampai Courtois ini cuma berdiri menikmati golnya tanpa ada usaha apa-apa.

Sebuah tendangan bebas sukses ditendang ke kotak penalti Chelsea, lalu disambut baik dan sopan oleh Florian Lejeune kemudian bertemu dengan Perez yang nongol di depan gawang Chelsea.

Segenap para penggawa “The Blues” tertunduk lesu meratapi nasibnya yang ‘kok begini amat’. Apa daya, kekalahan demi kekalahan memang mereka rasakan akibat kesalahan mereka sendiri. Kalau tidak ada salah, tidak mungkin mereka kalah.

Meski begitu, Eden Hazard dan kawan-kawan tak perlu bersedih dan berkecil hati. Mereka masih bisa berlaga di Eropa karena sukses mendapatkan tiket Liga Europa. Gitu-gitu banyak mengincarnya.

Banyak tim seperti Newcastle, West Ham, Crystal Palace, Leicester, Everton, Sassuolo, Udinese, Fiorentina, Leganes, Getafe, ADO Den Haag, dsb juga menginginkan tampil di Liga Europa.

Jadi, Chelsea seharusnya bersyukur bisa mendapatkannya karena banyak orang lain yang tak mampu dan tak beruntung mendapatkannya.

Main photo: @ChelseaFC

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here