Di saat tim-tim lain sibuk membeli pemain dengan uang transfer gila-gilaan, sementara Arsenal duduk di pojokan sambil menghitung uang sakunya yang cuma sedikit. Termenung, mencari jalan keluarnya.

Sampai akhirnya, “The Gunners” punya solusi, biar terkesan punya pemain baru di skuat musim ini. Mereka memutuskan untuk mempromosikan pemain-pemain akademinya yakni Eddie Nketiah dan Joe Willock ke skuat utama.

Nketiah berposisi sebagai striker kini naik jabatan dari cuma karyawan magang akhirnya jadi karyawan kontrak. Dia tadinya pakai kostum nomor 49, berikutnya pakai nomor 30.

Sedangkan Willock bakal pakai nomor 28, setelah sebelumnya menggunakan angka 59. Memang kalau pemain-pemain akademi pasti pakai nomor 40-an ke atas. Meski tak ada yang sampai angka 100-an juga.

Kalau pakai angka 100, nanti dikira SMP negeri. Angkanya malah bisa sampai 200-an.

Entah ini kabar bagus atau sedih. Soalnya, kalau dilihat dari sudut pandang bagus, jelas ini langkah berani dari Arsenal yang lebih memilih mengembangkan talenta muda asli binaan mereka ketimbang beli pemain asing. Bagus buat masa depan Inggris juga.

Namun, kalau dilihat dari sisi sedihnya, kasihan juga buat Arsenal karena budget mereka musim ini cuma 45 juta pounds saja. Itu sih, cuma cukup beli 1-2 pemain murah alias kelas medioker. Soalnya harga 1 pemain berkualitas saja mungkin sudah 50 jutaan saat ini. Irit sama pelit memang kadang beda-beda dikit.

Tapi Arsenal tidak bisa begitu. Selain budget terbatas, mereka juga tak main di Liga Champions sehingga tak ada daya tawarnya. Pemain-pemain kelas dunia juga ogah disuruh main di sana apalagi kalau ada pilihan klub macam PSG, Barcelona, Juventus, Real Madrid, City, atau Liverpool.

Makanya, Arsenal cuma ‘nonton’ saja di pojokan sementara klub-klub lain macam Manchester City, Liverpool, Manchester United, bahkan tetangganya, Tottenham Hotspur bisa beli pemain sesukanya.

Ibarat anak komplek lagi dikurung sama emaknya enggak boleh main keluar. Cuma nontonin teman-temannya main di luar dari jendela. Untuk menghibur diri, Arsenal main mobil-mobilan sendiri di kamarnya.

Yang lain sibuk negosiasi pemain soal harga transfer dan gaji, Arsenal sibuk mengecek daftar pemain akademinya. Pemain mana yang berikutnya cocok masuk skuat utama.

Ya terima saja nasib dan takdirnya buat fans Arsenal. Jangan harap bakal kedatangan pemain sekelas Matthijs De Ligt ke Emirates Stadium untuk beberapa saat ini.

Main photo: EddieNketiah9

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here