Namanya emas kalau tercebur di dalam got, tetaplah emas. Sama halnya dengan pemain top kelas dunia, meski sudah lama tak dimainkan bahkan tidak diberi kesempatan berlatih, judulnya tetap pemain top. Itulah yang ada dalam diri Bastian Schweinsteiger.

Entah gimana, pemain yang dulunya akrab dipanggil ‘Schweini’ itu tiba-tiba muncul di pertandingan Manchester United (MU) melawan Wigan Athletic di babak keempat Piala FA. Dia muncul bukan sebagai penonton bayaran yang ada di acara Dahsyat, tetapi sebagai pahlawan, sebagai Superman.

Mourinho memang secara mengejutkan memasukkan nama Schweinsteiger yang sulit dieja itu ke dalam starting XI pertandingan tersebut. Pasalnya, ini pertama kalinya Schweinsteiger tampil sebagai starter setelah 386 hari.

Akibat cedera yang menyebalkan itu, Schweini memang harus absen cukup lama. Bahkan pada era Mourinho, dia sempat dilarang latihan bareng skuat utama, bahkan dilarang juga di skuat U-23. Kasihan sekali.

Mou juga berkeinginan besar mendepak Schweinsteiger yang dianggapnya tak berguna tersebut. Dia pun mencoret namanya dari daftar peserta Liga Europa. Namun, Schweini tetap bertahan dan berjuang sampai akhirnya Mourinho luluh juga.

Kesempatan dapat beasiswa ini jelas tak disia-siakan salah satu pahlawan Jerman meraih gelar Piala Dunia 2014 itu. Schweinsteiger pun sukses menjadi aktor hiburan di balik kemenangan MU atas Wigan dengan skor telak 4-0. Dia mencetak satu gol dan satu assist. 

Golnya pun cukup anti-mainstream. Dengan membelakangi gawang, Schweini menendang bola dengan salto yang rada maksa. Untungnya bola meluncur ke gawang Wigan yang bukan dijaga oleh Markus Horison.

Akibat aksi cemerlangnya yang seperti berlian bercampur intan permata, Mourinho siap menjilat ludahnya sendiri. Memang menjijikkan, tapi itulah yang terjadi. Pelatih asal Portugal itu siap memasukkan kembali namanya ke Liga Europa, padahal dulu dibuang-buang dan disuruh cari pekerjaan di perusahaan lain.

“Schweinsteiger menjadi kejutan saat kami membuat keputusan tak memasukkannya ke dalam skuat beberapa bulan terakhir. Tapi saat dia kembali dan berjuang menjaga peluangnya, tentu Schweinsteiger akan bertahan. Dia seorang profesional yang baik ketika tidak bermain dan setelah bermain beberapa menit, dia tetaplah Schweinsteiger dan tetap sama,” kata Mourinho, dikutip dari BBC. 

Lebih lanjut, Mourinho yang fasih berbahasa Portugis itu menambahkan, “Dia akan masuk daftar pemain di Liga Europa karena kami punya ruang kosong setelah Memphis Depay dan Morgan Schneiderlin pergi.”

Sekarang tinggal bagaimana Schweini saja. Kalau terus konsisten dan menghibur, pasti akan dapat tempat di Old Trafford. Minimal bangku cadangan.

Main photo credit: Sportal.co.nz

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here