Kabar buruk datang dari Juventus di mana pelatih anyar mereka, Maurizio Sarri, jatuh sakit setelah dikabarkan menderita pneumonia. Sarri pun belum bisa dipastikan apakah bisa mendampingi Juventus di laga pembuka.

Pada pekan lalu, Sarri memang dikabarkan terserang flu yang membuatnya terpaksa mendapat perawatan medis, termasuk sebelum laga pra-musim melawan Juventus Primavera di Villar Perosa.

Sarri bahkan absen mendampingi Juventus saat menjalani laga melawan Triestina yang berakhir dengan skor 1-0.  Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa Sarri bukan hanya terserang flu, melainkan terkena pneumonia.

“Maurizio Sarri, setelah istirahat selama sepekan, berada di JTC Continassa hari ini. Dia berkoordinasi pekerjaan dengan stafnya. Sayangnya, dia tidak dapat melakukan pelatihan di lapangan karena flu yang terus menerus, yang melanda dirinya selama sepekan lalu,” tulis pernyataan Juventus dikutip dari Detik.

“Pada sore hari, dia menjalani tes lebih lanjut yang memastikan dia menderita pneumonia dan sudah melakukan terapi khusus. Pelatih telah memberi wewenang kepada klub untuk mengomunikasikan keadaan kesehatannya.”

Saat seseorang terkena pneumonia, biasanya memang dikira sebagai serangan flu. Meski berbeda, tapi pneumonia juga bisa dikatakan sebagai penyakit komplikasi atau lanjutan dari influenza.

https://twitter.com/FootballFunnnys/status/1153977623355232256

Pneumonia atau kadang disebut radang paru-paru, bukan penyakit yang bisa dianggap sepele macam nginjek beling atau kesusupan. Siapa saja bisa terkena pneumonia. Tetapi orang yang berusia di bawah dua tahun atau di atas 65 tahun memiliki risiko yang lebih tinggi terkena pneumonia.

Seperti dilansir dari CNN Indonesia, kantung udara pengidap pneumonia diisi oleh cairan atau nanah yang menyebabkan batuk berdahak, demam, menggigil, dan kesulitan bernapas.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dan virus yang masuk ke dalam paru dan bisa menyerang siapa saja. Apalagi seperti di kota besar seperti ibukota negara +62 yang kualitas udaranya sedang joss-jossnya belakangan ini.

Kalau perlu beli masker yang seperti karakter Bane di film The Dark Knight Rises. Biar keren sekalian kalau pakai masker.

Lumayan juga soalnya, selain bisa melindungi diri dari udara kotor, bisa juga buat konten dengan meniru kata-kata Bane “No one cared who I was until I put on the mask.” Bisa diunggah di TikTok dan siapa tahu juga akan mengalahkan video-video milik Bowo.

Hingga saat ini belum ada lagi kabar terkini terkait kesehatan Sarri. Pria berusia 60 tahun itu belum bisa dipastikan apakah bisa mendampingi Juventus di laga pembuka Serie A kontra Parma yang berlangsung akhir pekan nanti.

Main photo: @juventusfcen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here