Liverpool yang berlambang ‘bango’ sukses menyikat tuan rumah asal London, Tottenham Hotspur dengan skor 3-1. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan bahkan mencetak golnya Liverpool di Liga Primer pada 2021.

Sang Bango memang lagi culun belakangan ini. Posisi melorot dari peringkat satu entah sekarang ada di posisi empat. Bahkan mereka juga tersingkir di Piala FA dikalahkan musuh bebuyutannya.

Untunglah Juergen Klopp mau berubah. Dia mencoba timnya untuk jadi lebih baik. Seperti kata-kata mutiara para motivator di Youtube-youtube kesayangan Anda.

Menghadapi Tottenham yang berlambang ayam, duel ini kerap disebut sebagai duel unggas. Bahkan ada yang bilangnya sebagai sabung unggas.

Namun yang menarik, bango dan ayam di lambang mereka sama-sama menghadap ke kiri. Hal ini bisa dicurigai kalau keduanya antek komunis. Sungguh berbahaya sekali.

Meski agak kekiri-kirian, keduanya tetap menjunjung demokrasi dan kebebasan. Soalnya para pemain yang direkrut berstatus multinasional. Namun pada laga ini, sang Bango sukses mengalahkan si Ayam dengan skor 3-1.

Spurs sebenarnya sukses mencetak gol lebih dulu lewat Son Heung Min tapi sayang kejebak tayangan VAR. Memang mengesalkan sekali VAR ini, bikin haters-nya Liverpool urung meluncurkan meme-nya.

Hal ini dimanfaatkan Liverpool untuk mencetak gol secara resmi menjelang akhir babak pertama. Sadio Mane memberikan umpan manja kepada Roberto Firmino yang sukses dengan mudah diolah jadi gol. Tinggal cebok doang.

Di babak kedua, Trent Alexander-Arnold yang biasa disingkat TAA berhasil menggandakan keunggulan memanfaatkan tepisan lembek Hugo Lloris. Menepis kok ke depan, hrusnya ke samping jauh dari gawang biar enggak disambar lawan. Ada-ada saja ini Lloris.

Spurs berhasil memperkecil kedudukan lewat tendangan mantap jarak jauh Pierre-Emile Hoejbjerg. Ini namanya tendangan negatif Corona, sebuah tendangan yang diharapkan banyak orang.

Sayangnya Liverpool bisa memperlebar kedudukan pada menit ke-65 sekaligus mengunci kemenangan. Sadio Mane yang bisa disingkat jadi Sane atau Saman memanfaatkan kelengahan Joe Rodon yang malu-malu dalam mengantisipasi bola. Akibatnya disepak saja langsung ke gawang Lloris.

“Thiago sangat berperan dalam perubahan taktik di laga ini. Kami kini sukses meraih kemenangan yang maksimal,” ujar Klopp.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here