Tak jauh beda dari Belgia, Indonesia meraih posisi ketiga dalam turnamen Piala AFF U-19 setelah mengalahkan Thailand 2-1. Itu artinya, Indonesia U-19 dan timnas Belgia senior itu memiliki kekuatan yang sama.

Namun, Indonesia masih lebih hebat dari Belgia karena timnya masih berusia U-19 sudah dapat posisi ketiga. Sedangkan Belgia isinya sudah pada tua-tua. Ada yang enggak tua banget, tapi jauh lebih senior ketimbang timnas U-19.

Seperti biasa “Garuda Muda” tampil ngotot sejak awal laga. Meski badannya kecil-kecil, tapi bola ke mana pun digeruduk tak kenal lelah. Setidaknya ada dua peluang emas didapat para pemain Indonesia yang masih bisa dimentahkan kiper Thailand yang namanya khas Thailand banget tapi kayak orang Sunda, Nopphon Lakhonphon.

Gang buntu akhirnya bisa diterabas pada menit ke-34 saat timnas berhasil mencetak gol. Feby Eka Putra mengeluarkan jurus individu di sisi kiri yang tidak bisa dibendung bek Thailand. Tendangan kaki kiri Feby membuahkan gol setelah lebih dahulu membentur tiang kedua. Sayang, tiang gawang tak diakui sebagai pemberi assist-nya.

Indonesia menambah gol lagi di babak kedua pada 10 menit terakhir, tepatnya pada menit ke-81. Sebuah operan Egy Maulana Vikri yang standar banget macam huruf Calibri di Microsoft Word, ternyata dimanfaatkan oleh Syahrian Abimanyu.

Tendangan Syahrian juga sebenarnya pelan menyusuri tanah tanpa melewati gunung dan lembah. Tapi tak bisa dicegah sama sekali oleh si Nopphon.

Tidak berselang lama Thailand U-19 memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui gol Matee Sarakum pada menit ke-85. Matee tak sengaja kena gebok bola hasil tepisan Aqil Savik yang kurang sempurna. Untung saja dia tidak benar-benar matee. 

Pelatih Indra Sjafri bersyukur dengan kemenangan ini yang terbilang lumayan. Setidaknya konsisten dengan prestasi sebelumnya yang juga meraih posisi ketiga. Indra juga meminta maaf sekaligus meminta dukungan lagi untuk Piala Asia U-19 dan semoga lolos ke Piala Dunia U-20.

“Laga tadi yang terakhir di AFF, dan kita tutup dengan kemenangan, sama dengan tahun lalu, kita raih posisi ketiga. Tapi, saya sampaikan mohon maaf pada masyarakat yang sangat antusias dan punya ekspektasi tinggi terhadap Timnas U-19,” ucapnya, dikutip persis dari Indosport. 

“Jangan patah semangat, terus doakan kami. Karena ada hal lebih berat lainnya yakni kami berupaya untuk bisa lolos ke Piala Dunia dengan terlebih dahulu mengikuti Piala Asia Oktober nanti,” imbuhnya.

Main photo: Kompas

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here