Cederanya Mohamed Salah pada pertandingan final Liga Champions benar-benar berimbas kepada banyak hal. Selain Liverpool yang mainnya jadi berantakan macam anak itik kehilangan induknya, timnas Mesir kini terancam tidak bisa menggunakan servisnya untuk Piala Dunia.

Sial benar memang nasib Salah, sudah kalah di final, cedera, terancam tidak main Piala Dunia pula. Sebenarnya masih bisa main di Piala Dunia asalkan bersedia main di pinggir lapangan saja, juggling-juggling. 

Seperti yang diketahui bahwa pada pertandingan tersebut, Salah sempat mendapat sedikit bantingan ‘smackdown’ dari Sergio Ramos. Sebenarnya masih mending dibanding dapat ‘chokeslams’ dari Undertaker. Akibatnya Salah tidak dapat melanjutkan pertandingan sebab tak kuasa menahan sakit akibat kejadian tersebut.

Salah diduga mendapat cedera dislokasi bahu akibat pendaratan tidak sempurna itu.  Pesawat kalau rodanya tidak keluar satu saja sudah pasti amburadul mendaratnya, apalagi Salah yang tidak punya roda untuk mendarat.

Perlu untuk diketahui bahwa dislokasi bahu terjadi ketika tulang lengan atas keluar dari soket atau dudukan berbentuk cawan, yang merupakan bagian dari tulang belikat seperti dikutip dari Detik.

Sulit untuk dibayangkan, sudah pasti sakit untuk dirasakan. Jelas cedera seperti itu juga tidak mudah sembuh seperti halnya panu yang tinggal dikasih salep lalu hilang dalam beberapa hari.

Menurut National Health Service (NHS) cedera seperti itu bisa benar-benar pulih dalam 12 hingga 16 pekan lamanya. “Dislokasi bahu membutuhkan waktu 12-16 pekan untuk sembuh setelah bahu dikembalikan ke tempatnya semula,” seperti dikutip dari Detik.

Akibatnya peluang Salah untuk bermain di Piala Dunia pun menjadi terancam andai ia benar-benar mendapat cedera dislokasi bahu. Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) melalui Hany Abou-Rida kemudian mendesak tim medis Liverpool untuk segera mengupayakan kesembuhan Salah.

Jelas mereka tak mau rugi karena Salah adalah andalan Mesir saat meloloskan mereka ke Piala Dunia. Kemudian pemain berwajah ganteng alim itu lantas cedera ketika bermain untuk “The Reds”. Alhasil Mesir kini minta pertanggung jawabannya.

Pertandingan pertama Mesir di Piala Dunia pun bukanlah yang cere-cere macam Vanuatu atau Kiribati. Mereka akan menghadapi Luis Suarez dan kawan-kawan alias Uruguay pada hari pertama pembukaan Piala Dunia di tanggal 15 Juni.

Abou-Rida ingin Salah pulih total sebelum hari itu. Agak sulit memang sebab Piala Dunia akan dimulai kurang dari tiga minggu lagi. Apalagi pijat urut Haji Naim sepertinya juga belum buka cabang sampai ke Eropa sana.

“Saya mendesak Anda (tim medis Liverpool) untuk melakukan segala kemampuan yang dimiliki untuk mempersiapkan (Salah) bermain di partai pertama Piala Dunia,” ujar Abou-Rida dikutip dari Liputan6.

Tetapi menurut kabar terkini, Salah hanya mengalami ketegangan pada ligamen bahu. Andai benar, Salah diperkirakan hanya akan absen paling lama selama tiga pekan.

Timnas Mesir sendiri tergabung di grup A bersama dengan Uruguay, Arab Saudi, dan tuan rumah Rusia. Hingga saat ini Salah masih tercantum pada 23 nama timnas Mesir yang akan resmi diumumkan FIFA pada 4 Juni mendatang.

Mari kita doakan saja Salah agar bisa lekas pulih lebih cepat.

Mainphoto: @MoSalah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here