Liverpool sepertinya bisa mulai bermimpi menjuarai Liga Primer untuk pertama kalinya sejak, entah berapa tahun lalu. Tim asuhan Jurgen Klopp itu masih meraih poin sempurna usai menundukkan Arsenal, 3-1.

The Reds” tampak sudah menajamkan kuku mereka, bukan cuma jago di Eropa, tapi juga di Inggris. Asalkan performa ini bisa terus stabil sampai akhir musim. Jangan lupa, jumlah pertandingan Liga Primer itu sampai 38 laga.

Percuma menang tiga kali beruntun di awal, lalu kalah 35 kali di sisa musim. Boro-boro juara, degradasi iya.

Yang jelas, pada laga lawan Arsenal ini Liverpool patut diacungi jempol. Sampai jempol kaki kalau perlu. Baru pertengahan laga sudah mampu unggul 3-0 atas Arsenal. Itu warganet sudah siap dengan segala meme untuk merundung “The Gunners”.

Pada babak pertama pertandingan masih jalan seimbang. Kedua tim saling berbalas serangan walau tak saling berbalas pantun. Bisa lama soalnya kalau pakai balas pantun dulu.

Barulah pada menit ke-40-an, Joel Matip membuka kemenangan tim yang akrab disapa “Bango” itu lewat sundulan jidat depan memanfaatkan tendangan pojok. Di situlah Arsenal merasa sedih.

Soalnya tidak mampu bangkit setelah itu. Bahkan David Luiz yang rambutnya kayak bonsai outdoor itu dirundung beberapa kali oleh Mohamed Salah. Dia juga berbuat yang enggak-enggak saat menarik baju Salah di kotak terlarang.

Dipikirnya pertandingan sudah selesai, mau langsung minta-minta bajunya Salah. Padahal tindakan itu salah. Kalau tidak mau salah harusnya dilakukan seusai pertandingan. Sekalian minta tanda tangannya.

Alhasil penalti diberikan kepada Liverpool yang dilakukan sendiri oleh Salah tanpa ada salah dalam menendang. Tendangannya keras sekali kayak isi kepala anak milenial.

Salah kemudian kembali membuat Luiz tampak bodoh dan berbuat hal tak senonoh ketika melewatinya dengan begitu mudah. Benar-benar serba salah si Luiz ini. Ditarik salah, dibiarkan salah. Mending gantung sepatu saja setelah ini. Aman dari bully-an.

Setelah melewati Luiz, Salah lalu menggiring bola dan dengan enak memasukkannya ke dalam gawang. Sebuah gol yang sangat berkelas. Berubah lah kedudukan jadi 3-0.

https://twitter.com/goal/status/1165379555886080000

Kebobolan segitu banyak tak mampu dibalas Arsenal dalam waktu yang sempit. Mereka cuma bisa balas satu doang lewat gol ribet Lucas Torreira.

Klopp mengaku senang bahkan menyebut timnya itu serakah ketika mengalahkan Arsenal. Memang serakah itu tidak diajarkan dalam agama dan buku PPKn manapun. Tapi tetap saja dilakukan oleh Liverpool.

“Kami bermain penuh kekuatan, energi, keserakahan, dan hasrat. Itu semua yang Anda butuhkan untuk melawan tim bagus seperti Arsenal,” kata Klopp dikutip Bola.com.

Sedangkan Unai Emery yang mirip Loki di film Marvel, langsung mau move on. Ya iyalah, masak kalah 1-3 saja sudah langsung down. Cupu banget kalau begitu caranya. Paling bagus adalah melupakannya, jangan buka-buka Youtube dan media sosial dulu selama seminggu.

“Kami mengurangi jarak dari Liverpool dibanding tahun lalu, meski sayang saat ini hal itu belum cukup. Namun kami masih bisa bersikap positif,” tuturnya dikutip Inilahkoran.com.

Main photo: @LFC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here