Patrick Cutrone hengkang dari AC Milan ke Wolverhampton Wandereres pada bursa transfer musim panas ini. Pemain asli akademi Milan itu sepertinya cukup sakit hati karena dijual. Ia pun memberikan komentar terkait penjualan dirinya.

Cutrone merupakan salah satu produk akademi Milan yang sebenarnya memiliki potensi besar. Lebih dari 10 tahun atau tepatnya sejak tahun 2007 ia resmi bergabung dengan Milan.

Pada tahun 2017 Cutrone akhirnya bisa menembus skuat utama Milan. Menjadi ujung tombak, Cutrone bermain cukup bagus dan kerap kali jadi pemecah kebuntuan. Tercatat pemain berwajah ganteng simetris itu mampu mencetak 27 gol serta tujuh assist dari 90 penampilannya berseragam merah-hitam.

Tapi Milan yang kini sedang membenahi tim setelah serangkaian drama investor yang ternyata ngutang, terpaksa menjual Cutrone di bursa transfer musim panas lalu.

Milan sendiri dipastikan akan mengandalkan Krzysztof Piatek sebagai ujung tombak. Kemungkinan ia nantinya akan ditemani Rafael Leao, yang didatangkan setelah Cutrone hengkang.

Selain Leao, Milan juga disebut tertarik untuk mendatangkan Angel Correa dari Atletico Madrid sebelum bursa transfer ditutup.

Terkait proyek Milan yang kini nampaknya lebih mengandalkan para striker asing, Cutrone pun memberikan komentar.

Tak ada segan-segannya lagi ia ngomongin Milan. Untung tidak di perosotan. Sepertinya Cutrone ini sedikit sakit hati karena dirinya dijual oleh Milan. Tapi Cutrone juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Milan yang telah membesarkan namanya.

“Itu selalu cerita yang sama: orang asing lebih disukai kita. Bagi kami yang berusia dua puluh tahunan, itu sulit,” sindirnya pada dikutip dari Liputan6.

“Tetapi bagaimanapun saya ingin menekankan sesuatu: Saya akan selalu berterima kasih kepada Milan atas apa yang mereka berikan kepada saya,” sambung Cutrone.

Harusnya Cutrone ini bikin thread di Twitter. Lagi ngetren soalnya sekarang ini kalau ada apa-apa, curhatnya di Twitter. Lalu diberi judul “Kisahku dengan si mantan yang tidak doyan produk lokal. A Thread…

Pasti bakal dapat banyak like dan retweet. Lumayan juga bisa tambah mutual. Tapi kalau masih takut pakai akun pribadi, bisa juga kirim ceritanya ke akun-akun base biar di-posting.

Siapa tahu bisa jadi viral seperti trending topic “grepe”dari tadi malam yang ramai gara-gara akun base. Nanti kalau sudah ramai begitu kan AC Milan jadi bisa melihat juga.

Kini Cutrone yang membela Wolverhampton, akan berhadapan dengan tim Serie A lainnya yaitu Torino di babak play-off Europa League.

“Saya diterima dengan sangat baik dan saya sudah menetap di sana. Saya tidak suka tinggal di sebuah hotel, jadi saya telah menemukan sebuah rumah di mana sahabat saya telah menemani saya,” bebernya.

“Itu akan sulit melawan Torino. Mereka adalah tim yang bagus dan ada beberapa kesamaan antara kami dan mereka: penggemar yang bersemangat, karakter, kebanggaan, rasa memiliki.”

Main photo: @asromaen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here