Oleh: Richard Tampubolon

Gemuruh 65.842 orang penonton mampu menghangatkan atmosfir dan cuaca dingin di sekitar Millennium Stadium, Cardiff, Wales, pada perhelatan puncak Liga Champions yang mempertemukan Juventus dengan Real Madrid.

Seru, sudah pasti. Panas, katanya begitu. Rata-rata sebagian besar pecinta sepak bola yang netral masih condong menjagokan Juve dibanding Madrid.

Los Blancos sempat unggul alias memimpin sementara lewat gol yang dilesakkan Cristiano Ronaldo alias “CR7” pada menit ke-20. Penonton dan para Madridista bersorak kegirangan, Millennium pun bergemuruh.

CR7 relatif mudah menerima umpan dari Dani Carvajal di sisi kanan, kemudian melesakkan bola dengan sedikit efek banana kick ke sisi kanan gawang Gianluigi Buffon. Skor 1-0 buat Real Madrid.

Namun, raut bahagia Madridista ternyata tidak berlangsung lama karena ada musibah menimpa Madrid pada menit ke-27, atau tujuh menit setelah Ronaldo sukses melesakkan bola ke gawang Juve.

Ya, Mario Mandzukic berhasil menceploskan bola ke gawang Keylor Navas, sang kiper Madrid. Padahal Ronaldo dan rekan sejawatnya sempat bersenang-senang di atas angin karena sempat memimpin di awal babak pertama partai de javu final Liga Champions 1998.

Skor 1-1 tiba-tiba langsung terpampang di papan skor. Gol yang sangat indah! Lihatlah teknik Mandzukic, sang maestro lapangan depan bernomor 17 asal Kroasia di area kotak penalti Navas.

Setelah menerima umpan Gonzalo Higuain, Mandzukic menahan bola di udara dengan dada lalu melanjutkannya dengan tendangan salto membelakangi gawang Navas. Luar biasa, memang sebuah gol indah yang harus diakui, bola melambung ke sudut kiri gawang Navas.

Ternyata memang betul, pertandingan ini berjalan seru dan panas. Banyak kartu yang dipertontonkan di arena pertandingan ini, bukan permainan kartu 41 seperti skornya itu, apalagi kartu Poker atau Seven Scopes, melainkan kartu kuning yang rajin dikeluarkan wasit Felyx Brych.

Total ada 8 kartu kuning dan 1 kartu merah yang dikeluarkan wasit asal Jerman itu. Contohnya, striker Paulo Dybala sudah terkena kartu pada menit ke-12.

Sergio Ramos juga diganjar kartu kuning pada menit-31 disusul Carvajal tiga menit menjelang peluit ditiup tanda berakhirnya babak pertama. Jadi, pertandingan ini cukup “gerimis” kartu kuning, kalau memang tak mau disebut hujan.

 

Ronaldo sendiri terlihat agak sedikit frustrasi pasca gol Mandzukic yang sukses membuat posisi seri 1-1. Dia beberapa kali mati kutu dan terlihat sedikit kesal karena belum berhasil merepotkan barisan pertahanan Juventus yang digalang Giorgio Chiellini dkk. Sementara Buffon tampak “pede” meski tetap sigap di bawah mistar.

Sesekali Massimilliano Allegri memberi semangat dan instruksi bagi para pemain berkostum hitam-putih seperti kantong kresek sayuran itu. Namun pada saat yang sama, Zinedine Zidane tampak lebih meledak-ledak ekspresinya melihat sang anak buah bermain.

Skor seri 1-1, “Juventus one, Real Madrid one,” begitu kata sang komentator dengan nada datar kayak hidup para jomblo setiap malam Minggu.

Brych meniupkan peluit tanda dimulai babak kedua. Bukan cuma bola yang dimainkan, tapi kartu pun kembali dikeluarkan Brych dari sakunya kepada Toni Kroos pada menit ke-53. Sampai akhirnya Madrid sukses memberikan keunggulan bagi Madrid pada menit ke-61, lewat gol Casemiro. Skor 2-1 untuk Real Madrid.

Tidak sampai di situ. Ronaldo kembali melesakkan gol ke gawang Buffon sambil berpikir bahwa mencetak satu gol saja tidak cukup. Ronaldo dengan santai menyontek bola berlogo bintang Liga Champions dengan kaki kanannya, tiga menit berselang. “Hala Madrid!” begitu kata fans Madrid biasanya.

Juventus langsung kedodoran baik secara performa dan mentalnya setelah melihat papan skor. Meski sempat kembali “ngebut” dan meningkatkan tempo serta performa permainan, tapi usaha tersebut diikuti juga oleh naiknya temperamen beberapa pemain Juve.

Mulai dari Miralem Pjanic (menit ke-66) dan Alex Sandro (menit ke-70) diberi kado kartu kuning oleh sang pengadil lapangan. Kemudian, giliran Juan Cuadrado menerima kartu kuning pertama pada menit ke-72.

Sialnya, dia harus keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-84 dari sang wasit. Cuadrado terlihat mendorong punggung dan menginjak kakinya Ramos. Dengan mudahnya wasit mengeluarkan kartu merah setelah itu.

Meski sudah 3-1 bagi Real Madrid, pertandingan tersisa beberapa menit lagi, Zidane ternyata tetap tak menurunkan tempo serangannya. Zizou malah memasukkan Gareth Bale menggantikan Karim Benzema yang malam itu kurang menunjukkan taring dan performa terbaiknya.

Bale tampak girang, akhirnya bisa main di kampung halamannya. Seolah seperti mimpi, bisa main di Cardiff, laga final Liga Champions pula.

Zidane kemudian melakukan pergantian lagi dengan memasukkan Marco Asensio untuk menjaga tempo permainan “El Real“. Tampaknya Zidane ingin mempertahankan keseimbangan dan kestabilan bagi performa Madrid hingga peluit panjang dibunyikan.

Akhirnya, skor berubah menjadi 4-1 setelah Asensio membobol gawang Buffon pada menit-menit. Membuat Buffon harus empat kali memungut bola dari gawangnya. Sang penutup gol kemenangan bagi Madrid ini juga harus menerima kartu kuning dari sang wasit akibat pelanggaran yang dilakukannya di menit akhir pertandingan.

Seolah Zizou tidak sia-sia dan tidak sembarang mengotak-atik dan menggonta-ganti pemain. Intuisi dan feeling Zidane memasukkan Asensio benar-benar luar biasa.

Si zebra Juventus harus takluk oleh para Vikingnya Spanyol di ujung jalan. Padahal sedikit lagi mereka menutup musim dengan sempurna, tanpa terkalahkan di Liga Champions dan meraih treble. Sayang, para Viking masih jauh lebih kuat.

Sekali lagi, selamat buat Madrid yang sudah menambah lagi koleksi juara Liga Champions menjadi 12 kali. Selamat juga kepada Zidane, sang arsitek, yang sudah sukses membawa “Los Blancos” juara lagi di arena prestise seperti ini.

Congratulations Madrid, you’ve deserved that!

Main photo: Twitter (@realmadrid)


RichardRichard Tampubolon

Jurnalis yang sadar bahwa bumi itu bundar. So, mari kita mainkan terus itu si kulit bundar. Cheers!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here