Rusia kembali menunjukan performa impresif ketika melakoni laga melawan Mesir. Pada pertandingan putaran kedua grup, tuan rumah kembali menang 3-1. Sebelumnya, Rusia juga tak kalah apik dengan melibas Arab Saudi lima gol tanpa balas.

Baru main dua kali mereka sudah mencetak gol. Luar biasa super kalau kata Mario Teguh yang bukan saudara dari Mario Bros. Kalau yang doyan teori konspirasi sudah pasti ini dikaitkan dengan faktor tuan rumah dan hal-hal lain. Bisa saja juga dihubung-hubungkan dengan teori bumi datar. Cocoklogi namanya.

Kemenangan ini membuat Rusia hampir dipastikan lolos ke babak 16 besar. Sebaliknya, Mesir juga berpeluang besar. Sayangnya berpeluang untuk angkat koper lebih dahulu karena belum mengumpulkan satupun poin.

Bermain di Saint-Peterburg Stadium, kedua tim menjalankan babak pertama seperti lagunya Ari Lasso. Hampa terasa. Sebab meski sama-sama menekan, tidak ada gol yang tercipta pada babak pertama yang berlangsung 45 menit itu. Tidak bisa nanggung seperti di rental PS.

Akhirnya pertandingan kembali dilanjutkan pada babak kedua. Rusia tiba-tiba saja menggila dengan mencetak tiga gol beruntun dalam kurun waktu setara dengan satu kali pertandingan PES yaitu 15 menit.

Gol pertama Rusia datang dua menit setelah babak kedua berjalan. Ironisnya gol ini dicetak oleh pemain Mesir yang menjabat sebagai kapten. Kalau kaptennya saja bunuh diri, bagaimana dengan awaknya. Belum lagi kalau kapal goyang diterjang badai. Sudah pasti kebingungan itu satu kapal.

https://twitter.com/brfootball/status/1009163719123832834

Berawal dari sepakan keras pemain Rusia dari luar kotak penalti, Ahmed Fathi berusaha menghalau bola dengan melakukan tekel. Striker berbadan besar bernama Artem Dzyuba sempat lakukan dorongan alhasil Fathi terdorong dan bola berubah arah lalu masuk ke gawang pelan-pelan seperti laju ojek online kalau sambil main handphone. Meski demikian, bola tidak bisa dihalau oleh penjaga gawang Mesir.

Menit ke-59 Rusia kembali mencetak gol melalui Denis Cheryshev yang terlepas dari penjagaan. Tanpa kesulitan, Cheryshev melepaskan tendangan ‘gleser‘ kalau menurut bahasa kampung sekitar. Kemudian dilanjutkan dengan gol ketiga melalui Dzyuba di menit ke-62.

https://twitter.com/sehnaoui/status/1009160676567371776

Mendapat bola lambung, Dzyuba melakukan kontrol yang baik. Untung saja tidak salah sebut seperti komentator Indonesia lawan Thailand yang salah sebut kata ‘kontrol’. Tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti tidak mampu dihalau kiper Mesir.

Mesir sempat memperkecil skor menjadi 1-3 saat Mohamed Salah mencetak gol melalui titik putih. Namun gol Salah tersebut tidak menyelamatkan mereka dari kekalahan kedua dari dua pertandingan.

Kemenangan membuat Rusia di puncak klasemen dengan enam poin. Sementara Mesir belum mendapatkan poin sama sekali. Rusia akan otomatis lolos apabila Uruguay berhasil mengalahkan Arab Saudi nanti.

Pelatih Rusia, Stanislav Cherchesov menilai bahwa performa tim asuhnya bukan merupakan suatu kebetulan.

“Ini bukan kebetulan kami punya dua kemenangan meyakinkan. Kami punya tim yang solid. Kami harus beristirahat dan melihat siapa yang siap, serta mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan berikutnya,” kata Cherchesov dikutip dari Detik.

https://twitter.com/Sporf/status/1009163186472353792

Main photo: thenational.ae

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here