Gelandang jangkar Real Madrid, Casemiro, mendapat musibah ketika rumahnya dapat kejutan dari tamu tak diundang alias disatroni maling. Kejadian tersebut berlangsung ketika Casemiro sedang menjalani derbi Madrid akhir pekan lalu.

Laga itu sendiri berakhir dengan skor kedua tim yang gagal menetas alias tetap menjadi telor a.k.a 0-0 hingga 90 menit.

Sial benar nasib Casemiro. Sudah klubnya gagal meraih poin penuh, rumahnya yang tak ada pohon rambutannya itu dapat kejutan pula. Sayang kejutan yang dihadirkan tidak berhadiah. Padahal kalau ada hadiahnya lumayan jadi tidak rugi-rugi amat. Minimal dapat baju partai juga pasti sudah senang.

Sejumlah barang-barang berharga yang ada di rumah Casemiro dilaporkan hilang. Tidak disebutkan barang-barang apa yang hilang tersebut. Namanya rumah pemain sepak bola dari klub ternama dunia, sudah pasti mahal-mahal barangnya.

Tidak mungkin barang yang ada di rumahnya adalah baju Bebe pasar malam yang sering dipakai sama mbak-mbak dangdut.

Meski rumahnya kemalingan, beruntung tidak ada korban dari kejadian tersebut. Istri dan anak Casemiro yang berada di rumah dikabarkan dalam keadaan sehat.

Kasus ini bukan menjadi yang pertama terjadi pada pemain sepak bola di Spanyol. Sebelumnya rumah Karim Benzema sempat jadi sasaran maling pada bulan Februari Silam.

Lalu Gerard Pique, Zinedine Zidane, Isco, Alavaro Morata, Arthur Melo, Kevin-Prince Boateng (saat memperkuat Barcelona), serta Jordi Alba.

Nyayur sekali para maling di Spanyol ini bisa dengan mudah masuk ke dalam rumah para pemain sepak bola terkenal. Kebanyakan nonton film series Money Heist yang latarnya di Spanyol mungkin, makanya jadi pada beralih profesi jadi maling profesional dan bersertifikat.

Tentu saja maraknya kejadian yang menimpa para penggawa lapangan hijau ini membuat mereka tak hanya mendapat kerugian materil, tapi juga mengancam keselamatan sanak keluarga.

Hal ini membuat istri dari Lucas Vazquez menjadi gelisah. Jelas bukan singkatan dari geli-geli basah. Tapi ia lebih khawatir karena jadi tidak bisa hidup dengan tenang.

“Satu demi satu,” tulis Capilla di Instagram seperti dikutip dari Liputan6. “Kapan kita bisa hidup damai di rumahmu sendiri?” Kapan kita bisa pergi bekerja dengan damai?”

“Sekarang ada lebih dari 15 pesepak bola di Spanyol yang telah melihat rumah mereka terisak dalam beberapa tahun terakhir,” tutup Capilla.

Main photo: segodnya.ua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here