Ada pemandangan menarik saat pertandingan Juventus melawan Udinese hari Minggu kemarin. Bukan pemandangan Pevita Pearce yang sedang work out. Melainkan aksi terpuji Ronaldo yang tahu diri ketika dikasih ban kapten Juventus.

Di pertengahan babak kedua, Maurizio Sarri memang menarik Leonardo Bonucci untuk memberikan kesempatan bermain kepada Matthijs De Ligt agar bisa berduet dengan Merih Demiral.

Bonucci saat itu berperan sebagai kapten karena termasuk pemain senior di Juve, meski sempat membelot setahun ke Milan. Berhubung Bonu ditarik keluar, ban kapten diberikan kepada Gonzalo Higuain. Kebetulan, Paulo Dybala yang angkatan 2015 sudah ditarik keluar lapangan juga.

Juve ini termasuk tim yang biasa memberikan ban kapten kepada pemain yang senior atau yang sudah lama di Juventus. Semacam aturan tidak tertulis macam di kantin-kantin sekolah. Meja kursi yang paling strategis khusus anak kelas tiga. Anak kelas satu jongkok.

Higuain terbilang yang paling lama di skuat Juve lawan Udinese saat itu karena masuk di angkatan 2016. Ternyata, Higuain tak lama kemudian ditarik keluar lapangan juga.

Memang di skuat tersebut ada Gianluigi Buffon, kapten senior Juve sebelumnya yang merupakan angkatan 2001. Namun hitungannya Buffon adalah anak baru di angkatan 2019, semacam lagi kuliah S2. Anak baru muka lama.

Alhasil, di skuat itu yang paling tua tinggal Blaise Matuidi dan Mattia de Sciglio yang angkatan 2017.

https://twitter.com/FutbolBible/status/1206453904675766273

Nah, Ronaldo ceritanya diberikan ban kapten oleh Higuain rupanya dia tahu diri karena merasa belum ‘senior’ di Juventus. Meski dia kapten di timnas Portugal, namun bang Krisno menghormati seniornya di Juve, yakni Matuidi dan De Sciglio.

Oleh karena itu, Ronaldo memanggil Matuidi yang berada di posisi terdekat dengannya, lalu memasangkan ban kapten untuknya dan memeluknya. Untung saja tidak sampai mengecup lehernya dan meniup ubun-ubunnya.

Matuidi tampak tersenyum senang melihat ban kapten tersebut. Dia merasa tersanjung, karena bukan ban serep yang terikat di lengannya.

Ternyata Ronaldo menunjukkan kerendahan hati, kesederhanaan, dan kebijakanaan yang welas asih. Bak guru Tong Sam Cong. Sancai.. sancai.

https://twitter.com/CR7INMYDNA_/status/1206419401743851521

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here