Cristiano Ronaldo kembali mengantarkan Juventus meraih kemenangan usai mengandaskan Udinese 3-1 di Seri A. Dalam laga itu “bang Krisno” – sapaan akrab netizen +62-, mencetak dua gol.

Ronaldo memang tampak gacor lagi belakangan. Setelah layu macam daun pepaya rumah makan padang, dia kembali ke settingan default-nya. Yakni mencetak gol.

Dalam empat laga terakhir, Ronaldo selalu mencetak gol. Total dia mampu membuat lima gol dalam empat laga tersebut. Meski tiga gol masuk dalam kategori gol gampang ke gawang Sassuolo, Lazio, dan Leverkusen.

Namun pada laga ini, Ronaldo tidak mencetak gol gampang yang tipikal tinggal cebok doang. Butuh teknik khusus terutama pada gol pertama.

Paulo Dybala mendapat umpan tarik dari Leonardo Bonucci, tapi gagal dimanfaatkan. Bola muntah lalu disikat oleh Ronaldo dengan teknik menendang anti-mainstream. Hanya engkel-engkel kuat yang bisa mencetak gol model gitu. Rada susah dijabarkan, mending tonton sendiri saja di Youtube-Youtube kesayangan Anda.

Ronaldo mencetak gol kedua tak lama berselang. Kali ini mendapat umpan cantik dari Gonzalo Higuain. Meski mendapat gangguan dari bek Udinese, Ronaldo tetap bisa menendang sambil nyungsep. Membuat kiper Juan Musso yang namanya mirip pemberontak PKI 1948 itu hanya melongo saja.

Bang Krisno bisa kembali gacor bisa jadi karena Rohidi. Rohidi bukan lah warga negara +62, melainkan singkatan dari trio Ronaldo-Higuain-Dibala (Dybala).

Maurizio Sarri memang belum pernah menurunkan ketiganya sekaligus dari pertama. Biasanya Sarri cuma menurunkan dua penyerang, lalu Dybala atau Higuain dimasukkan di babak kedua.

Namun belakangan, melihat Dybala yang kerap memberikan perubahan tiap dimasukkan di babak kedua, bahkan memberikan dua assist kepada Ronaldo dan Higuain saat lawan Leverkusen, Sarri mencoba memasang ketiganya sekaligus dari start.

Hasilnya sangat bagus. Dybala ternyata cukup kompak bermain bersama Ronaldo dan Higuain. Membuat lini depan Juve semakin berbahaya.

Juve menutup kemenangan dengan gol ketiga Leonardo Bonucci yang memanfaatkan assist dari jidat depan Merih Demiral yang juga lagi keren mainnya dalam dua laga terakhir. Matthijs de Ligt siap-siap, bangku cadangan bakal menyantap.

Sayang sekali, Ronaldo gagal mencetak hattrick yang jarang dia lakukan bersama Juventus. Dua peluang berikutnya dipatahkan oleh Musso dan tiang gawang.

Malah Juve kebobolan pada menit-menit akhir usai Ignacio Pusseto menerima assist manis dari lawannya, Rodrigo Bentancur.

Melihat hasil dan main bagus dirinya dan timnya, Ronaldo sangat puas. Dia berharap Juve bisa terus-terusan main kayak begitu.

“Hal yang paling penting adalah menang, meskipun kami bisa saja mencetak gol lebih banyak,” ujar Ronaldo dikutip dari Detik.

“Saya rasa ini adalah permainan yang berjalan baik dan sangat penting buat kami bermain dengan kepercayaan diri. Ini bukan tentang performa individu, tetapi bagaimana kami bekerja secara kolektif,” sambungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here