Ketidakhadiran Cristiano Ronaldo pada acara anugrah pemain terbaik UEFA dan drawing Liga Champions pekan lalu sempat menimbulkan kontroversi. UEFA sendiri akhirnya menyalahkan klubnya saat ini yaitu Juventus atas absennya CR7 pada acara tersebut.

Pekan lalu UEFA mengadakan satu hajatan yang tidak digelar tiap bulan macam arisan bapak-bapak RT. Namun acara tersebut terasa kurang afdol dan lengkap. Sebab salah satu ikon dunia sepak bola saat ini yaitu Ronaldo yang jadi nominatornya tidak menghadiri absen tersebut.

Tidak jelas memang kenapa Ronaldo tidak menghadiri acara tersebut. Mungkin diajak cabut ke warnet sama temannya. Atau bisa juga itu absensi tak ada uang transportnya macam rapat DPR.

Jelas absennya Ronaldo kemudian menimbulkan pergunjingan pada khalayak umum.  Ronaldo masuk ke dalam daftar tamu seremoni penghargaan UEFA tersebut. Kalau seperti di pernikahan, mungkin seperti dapat meja khusus yang hanya untuk tamu tertentu yang di undangannya tertulis “Turut Mengundang”.

Selain itu Ronaldo juga meraih satu penghargaan sebagai Penyerang Terbaik Liga Champions 2017/2018 berkat performa impresifnya saat mengantar Real Madrid  menjadi juara di musim lalu.

Namun nyatanya Ronaldo malah tidak hadir pada acara tersebut. Pemain jago editan itu diduga kecewa terhadap hasil tersebut sebab mantan rekannya yaitu Luka Modric yang berhasil mendapatkannya.

Mungkin merasa acaranya jadi kurang sukses dan menimbulkan kontroversi, UEFA kemudian menyalahkan “Si Nyonya Tua” yang dituduh membocorkan hasil siapa yang berhasil jadi pemenang tanpa dipotong pajak tersebut.

Kalau istilah muda-mudi tahun 2000-an, kelakukan seperti itu dibilang ember. Biasanya kalau sudah seperti itu pasti dilabrak beramai-ramai.

https://twitter.com/brfootball/status/1036596329194110978

Akibat bocornya berita kemenangan Modric, diyakini itu yang membuat Ronaldo ‘ngambek’ dan ogah menghadiri acara tersebut.

“Kenapa Ronaldo tidak hadir? Anda harus bertanya pada dia. Ronaldo sebetulnya diharapkan hadir. Lalu, beberapa jam sebelum seremoni, Juventus mengumumkan berita itu (kemenangan Modric),” kata Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, dikutip dari situs resmi Liputan6.

“Saya tidak tahu apakah ini karena penghargaan tersebut diberikan pada Modric. Saya hanya bisa bilang ke Anda bahwa saya tidak tahu pemenangnya hingga seminggu yang lalu. Modric sendiri terkejut.”

Ceferin menilai bahwa Juventus telah melakukan pelanggaran karena membocorkan pemenang. Untung saja tidak diberikan kartu merah karena pelanggaran tersebut. Kata Caferini, hal tersebut seharusnya menjadi kejutan bagi para kandidat.

“Namun, saya tidak tahu soal Ronaldo, mungkin ada alasan lain di balik absensi dia. Lebih baik kita berpikir optimistis,” ujar Ceferin menambahkan.

Hal tersebut juga mendapat sorotan dari legenda Juventus yang doyan melet jika mencetak gol yaitu Alessandro Del Piero. Menurutnya keputusan UEFA sudah tepat dan seharusnya Ronaldo legawa.

“Saya mengerti. Saya (juga) akan sebal jika tidak memenangi sebuah penghargaan, tetapi tidak hadir itu adalah persoalan berbeda,” ujar top scorer sepanjang masa Juventus itu dikutip dari Kompas.

Saat ini tak ada pernyataan resmi dari Ronaldo dan Juventus. Tentu itu hanya tuduhan dan asumsi belaka. Siapa tahu Ronaldo tidak datang karena lagi masuk angin atau apa.

https://twitter.com/SkyBet/status/1036717595825659904

Main photo: sport.net

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here