AS Roma dipastikan tersingkir dari pergelaran kompetisi Eropa usai dikalahkan Sevilla 0-2 di Liga Malam Jumat. Tim yang berasal dari kota Roma yang jauh dari kota Kediri itu takluk akibat dua gol Sergio Reguillon dan Youssef entah siapa nama belakangnya, dalam partai satu leg.

Seperti biasa, ada yang gembira di balik penderitaan orang lain. Yang gembira tentu saja warga Lazio yang biasa disebut Laziale. Mereka senangnya dobel, bak dapat undian berhadiah dari tabungan Britama.

Pertama, namanya pesaing berat yang rasa bencinya sudah mendarah daging, Lazio pasti senang tim pesaingnya itu tersingkir dari Liga Europa.

Kedua, dengan tersingkirnya Roma, Lazio dipastikan berlaga di Liga Champions musim depan. Lho? Kan memang Lazio sudah finis di zona Champions Seri A, kok masih bisa gagal?

Dalam situasi normal, Lazio memang berhak dapat tiket UCL karena finis di posisi keempat Seri A. Namun, jangan lupa masih ada Roma dan Napoli yang berlaga di Liga Europa dan Liga Champions.

UEFA hanya memperbolehkan satu negara mengirimkan lima wakilnya seperti dulu zamannya Inggris kirim lima wakil sekaligus karena Man United juara Liga Europa tahun 2017.

Hal ini bisa mengancam Lazio jika Roma masih bertahan di Liga Europa dan jadi juara, serta Napoli yang masih ada peluang di Liga Champions juga menjuarainya, meski peluangnya masih jauh. Lazio bisa kehilangan golden tiketnya.

Dari posisi empat besar, sudah pasti Lazio yang berada di posisi keempat akan didepak jika hal itu terjadi. Italia akan mengirimkan Juventus, Inter, Atalanta, Napoli, dan Roma ke Liga Champions musim depan. Sayangnya, dan beruntungnya Lazio hal itu tidak terjadi.

Wajar kalau Laziale girangnya dobel. Wong mereka sudah lama banget enggak merasakan Liga Champions. Dengar lagu anthemnya saja mungkin sudah lupa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here