Seorang pria berusia 30 tahun dipastikan resmi bergabung dengan klub Italia yang sudah berusia 90 tahun. Meski usia mereka terpaut 30 tahun, tapi tak menutup keduanya untuk menjalin kasih dan romansa.

Kedua insan yang berbahagia itu adalah Ivan Marcano dan AS Roma. Marcano sudah resmi bergabung dengan “I Giallorossi” dengan status gratisan alias tanpa biaya dari Porto. Pemuda asli Spanyol itu dikontrak sebagai pegawai kontrak selama tiga tahun tanpa ada kejelasan selanjutnya jadi pegawai tetap.

Hal ini menambah kekuatan Roma di lini belakang yang sebelumnya sudah ada Kostas Manolas, Juan Jesus, dan Federico Fazio. Roma memang butuh banyak pemain belakang mengingat musim depan mereka makin serius jadi penantang baru di Liga Champions.

Marcano sendiri lumayan girang bisa bergabung dengan klub ibukota Italia yang jauh sekali dari ibukota Sulawesi Tengah itu. Cowok berwajah ganteng fluktuatif itu merasa ada lompatan baru dalam kariernya setelah sebelumnya cuma main di klub medioker Spanyol, lalu membela klub-klub kuat Eropa tapi yang rada menengah macam Olimpiakos, Rubin Kazan, dan Porto.

“Saya memilih Roma karena mereka adalah klub hebat dan memiliki sejarah yang luar biasa. Mereka bekerja dengan sangat baik, punya proyek yang jelas, dan saya pikir filosofi sepak bolanya cocok dengan karakteristik saya,” ujar Marcano di-copas dari Liputan6. 

https://twitter.com/ASRomaEN/status/1002200688489914368

Nama Marcano memang tak terkenal-terkenal amat, apalagi di kalangan pegawai kantin sekolahan. Dia tak sementereng Sergio Ramos. Kalau setara pasti sudah dibeli Real Madrid atau Barcelona. Namanya bahkan tak pernah masuk ke skuat tim nasional Spanyol senior. Paling-paling cuma main sekali di U-21. Rada melas memang.

Namun, Marcano percaya bahwa dengan bergabung Roma maka publik bakal melihat bakatnya lebih jauh. Soalnya, dia sudah rada ketuaan untuk masuk ke acara bakat dangdut di Indosiar.

“Musim ini, saya telah melihat hampir semua pertandingan Roma di Liga Champions dan beberapa di Serie A. Mereka adalah tim hebat dan telah membuktikannya dengan finis di peringkat tiga Serie A dan tentu saja, perjalanan ke semifinal Liga Champions yang fantastis,” sambung Marcano.

“Saya sudah tahu Kostas Manolas, karena kami bermain dan memenangkan gelar bersama di Olympiakos. Sebagai tim kolektif, kami semua juga ingin melaju sejauh mungkin. Saya akan melalukan semua yang saya mampu untuk memastikan Roma finis setinggi mungkin,” sambungnya lagi, sambung-menyambung menjadi satu.

Semoga sukses di Roma, Ivan!

Main photo: @ASRomaEN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here