Turnamen futsal tingkat kampus, Sastra Champions League (SCL) 2017, telah berakhir. Turnamen yang diselenggarakan oleh klub sepak bola Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Sastra FC, menghasilkan juara baru, sebuah juara yang hakiki.

Seperti yang telah diwartakan sebelumnya, turnamen futsal ini bukanlah Liga Champions tandingan, melainkan turnamen internal yang hanya diikuti seluruh elemen masyarakat Fakultas Ilmu Budaya UI (FIB-UI). Adapun SCL telah dijalankan sejak 2005.

Tim Rakyat Militan Sastra (RMS) 2 keluar sebagai juara setelah memenuhi syarat umum turnamen ini. Barang siapa mampu mengalahkan lawannya di final, mereka akan keluar sebagai juaranya.

RMS 2, tim yang bermaterikan kelompok suporter atau ultras-nya kampus itu pun berhasil memenuhi syarat tersebut usai mengalahkan Kancut FC. Kancut bukanlah celana dalam atau sempak, melainkan singkatan dari Kantin Kerucut yang diisi oleh karyawan-karyawan kantinnya FIB UI yang ganteng maksimal.

RMS memang mengirimkan tiga tim sekaligus. Bukannya maruk atau gimana, tapi karena anggotanya juga banyak. Kebetulan, RMS 2 yang melaju sampai final dan keluar sebagai juara. Mereka berhasil mengalahkan Kancut dengan skor 5-2.

scl 5
Salah satu aksi pada laga final. (Source: Sastra FC)
scl 2
Kapten RMS 2, Alifa alias Kocil, menerima piala dari Ketua Panitia, Noviq alias Pahabol. (Source: Sastra FC)

Selain kategori putra, jangan heran ada yang putri juga. Futsal putri di kampus FIB terbilang aktif dan jago-jago. Tak peduli soal penampilan, tak penting soal make-up, yang penting bisa menuntaskan hobi dan menyalurkan bakat.

Tim bernama Lebah Betina keluar sebagai juara kategori putri usai mengalahkan Queen Bee 3-0 di final. Nama tim mereka memang artinya sama saja, tapi pemain-pemainnya beda. Yang satu masih mahasiswa yang satunya lagi alumni-alumni baru pulang kerja, mana kena macet pula, tapi yang penting bahagia.

scl cewe
Wajah-wajah lugu finalis kategori putri. (Source: Sastra FC)

Sementara itu, gelar top skor diraih Muhammad Rahmawan dari tim New Illuminasi dengan 12 gol, yang berstatus sebagai peringkat ketiga di turnamen tersebut usai mengalahkan RMS 3 dengan skor penuh kasih sayang, 8-2.

Ketua panitia SCL, Noviq Setiawan, atau yang akrab disapa Pahabol, mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak, terutama para stakeholder acara ini seperti panitia dan tim peserta yang terdiri dari elemen mahasiswa, dosen, karyawan, petugas security, petugas kebersihan, sampai alumni yang perutnya sudah pada buncit.

“Alhamdulillah, turnamen ini sudah usai setelah berjalan selama satu bulan penuh. Meski suka tertunda akibat cuaca, tapi akhirnya selesai juga. Saya mewakili kru yang bertugas mengucapkan selamat kepada para pemenang,” tutur Pahabol, tersenyum bahagia, via pesan singkat bernama aplikasi What’s App.

scl4

Ketua Sastra FC, Muhammad Faisal, turut menambahkan kalau turnamen bertradisi ini akan terus digelar sampai waktu yang belum ditentukan.

“Berhubung sudah tradisi, maka kami akan terus melaksanakannya,” ujar Faisal sambil bersandar di tiang gawang, kayak sikat WC di pojokan kamar mandi.

Adapun Sastra FC merupakan klub sepak bola dan futsal FIB UI yang didirkan pada 1998, zaman di mana sedang ramainya demonstrasi yang diberi nama Reformasi.

Well, selamat buat para pemenang. Jangan kapok main lagi di turnamen ini.

scl 6
Salah dua tim putri yang berlaga. (Source: Sastra FC)
Scl 8
Sok-sokan main futsal. (Source: Sastra FC)
Scl 7
Tebak gambar. Gol gak nih kira-kira? (Source: Sastra FC)

Main photo credit: Doc. Sastra FC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here