Christian Eriksen resmi jadi tambahan amunisi baru skuat Antonio Conte di Inter Milan. Namun sebelum gabung dengan Inter, Eriksen mengakui bahwa dirinya nyaris saja ikut ke “jalan setan”.

Pemain timnas Denmark itu pindah ke Guiseppe Meazza usai Inter menebusnya dengan harga 20 juta euro pada bursa transfer awal tahun.

Kepindahan Eriksen ke Inter mengakhiri enam tahun kariernya dengan Tottenham. Selama itu, Eriksen telah membuat 69 gol dan 89 assist serta membantu Spurs konsisten jadi penantang tertangguh dengan finis empat besar dalam empat musim terakhir.

Eriksen sendiri merupakan salah satu dari beberapa pemain borongan Conte dari Premier League.

Memang saat ini Inter sudah rasa-rasa klub Inggris setelah Conte mendatangkan hingga lima nama yang pernah bermain di Britania. Sudah kepatil sekali dengan pemain-pemain asal Premier League sepertinya.

Pemain yang tidak ada hubungan saudara dengan Sony Ericsson itu juga telah menjalani debut kala Inter meraih kemenangan kontra Fiorentina dengan skor 2-1 di Coppa italia.

Sebelum bergabung dengan Inter, Eriksen sendiri mengaku dirinya hampir mengikuti “jalan setan”. Namun “jalan setan” yang dimaksud bukan berarti ia menjadi anggota sekte-sekte seperti itu. Lebih baik gabung Sunda Empire atau Kerajaan Ubur-Ubur saja sekalian.

Melainkan ia hampir bergabung dengan “Setan Merah” Manchester United. Memang sejak bursa transfer musim panas lalu, namanya sempat dikaitkan dengan MU.

Alih-alih ke Old Trafford, gelandang 27 tahun ini akhirnya berlabuh ke klub raksasa Italia, Inter.

Eriksen tidak menampik jika pihaknya dan MU telah mengadakan pembicaraan perihal transfer. Namun, ia kedua pihak tak pernah menemui kata sepakat, hingga akhirnya dia menerima pinangan dari Inter.

“Selama beberapa tahun (pembicaraan dengan MU), tetapi itu tidak pernah benar-benar terealisasi. Kami berbicara dengan mereka tentu saja dan kami mendengar apa yang memungkinkan dan apa yang tidak,” kata Eriksen dikutip dari Detik.

“Namun pada akhirnya, secara pribadi saya menginginkan tantangan baru. Bertahan di Premier League menurut saya adalah solusi yang mudah,” dia menambahkan.

“Tentu, bertahan di Tottenham bisa menjadi jalan keluar, tetapi saya lebih ingin mencoba tantangan baru di negara baru. Begitu tawaran Inter datang, maka itu bukan pilihan yang sulit,” ujar Eriksen.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here