Jose Mourinho akhirnya resmi menjadi pelatih tim berlambang ayam, Tottenham Hotspur. Pelatih asal Portugal itu sudah ditunggu ujian pertama di akhir pekan nanti kala menjalani laga derbi London kontra West Ham.

Kabar jadiannya Mourinho dengan Spurs bisa dibilang sangat cepat. Hanya beberapa jam setelah putus sama Mauricio Pochettino, Spurs tiba-tiba sudah jadian sama Mourinho. Tidak ada PDKT atau isu-isu dan gosip-gosip sumbang masyarakat terlebih dahulu.

Pelatih yang lumayan banyak bacotnya itu disebut menerima gaji yang cukup tinggi di Tottenham. Sampai dua kali banyaknya bahkan dari gajinya Pochettino. Memang secara pengalaman, Mou ini cukup berprestasi untuk membawa sebuah tim juara.

Cocok jadinya untuk Spurs yang sudah tidak juara entah berapa tahun lamanya. Mungkin terakhir kali mereka juara turnamen saat handphone Blackberry masih gaul-gaulnya.

Mourinho dikontrak hingga akhir musim 2022/2023 dengan gaji sebesar 15 juta poundsterling per tahun.

Tugas berat memang menanti Mourinho. Saat ini performa Spurs sepertinya sedang berada di titik paling rendah sejak dilatih Pochettino.

Kini tim yang memiliki logo gambar ayam tersebut berada di peringkat ke-14 klasemen sementara. Hasil dari hanya tiga kemenangan, lima hasil imbang, dan empat kekalahan

https://twitter.com/brfootball/status/1197290444260024321?s=20

Dalam lima laga terakhirnya, Spurs juga belum meraih satu pun kemenangan. Termasuk dua kekalahan di antaranya kontra Liverpool dan saat dipermalukan tim camar Brighton & Hove Albion.

Kemenangan di laga pertama tentunya akan jadi motivasi tinggi untuk pasukan Mou menghadapi laga-laga selanjutnya.

Pada lanjutan Premier League akhir pekan nanti, Spurs sudah ditunggu laga melawan tim sekota, West Ham. Laga dipastikan akan berjalan sengit terlebih Spurs belum menang satu kali pun di laga tandang Premier League musim ini.

Mourinho sendiri mengatakan bahwa ia sadar dengan kondisi Spurs sekarang ini dan kemenangan akan jadi harga mati di akhir pekan nanti.

“Kami cuma harus memainkan pertandingan demi pertandingan, pertandingan berikutnya kami ingin menang dan sama halnya dengan pertandingan berikutnya, dan berikutnya, dan berikutnya, sampai akhir. Di akhir musim kami akan melihat di mana posisi kami tapi saya tahu kami akan dalam posisi yang berbeda dengan yang sekarang.”

“Saya menantikan tantangannya, tanggung jawab untuk membawa kebahagiaan kepada setiap orang yang mencintai klub ini,” ujarnya dikutip dari Detik.

Sepanjang kariernya, “The Special One” sudah 16 kali memimpin skuatnya menghadapi West Ham. Ia mampu meraih kemenangan 11 kali, tiga kali imbang, dan hanya kalah dua kali.

https://twitter.com/shotongoal247/status/1197270295738011648?s=20

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here