Carlo Ancelotti marah besar setelah mendapati Stadion San Paolo markas timnya, Napoli, belum juga selesai direnovasi. Ancelotti mengaku kecewa berat karena perbaikan tidak seusai dengan yang dijanjikan.

Sepanjang musim panas tahun lalu, San Paolo menjalani tahap renovasi. Maklum, banyak stadion di Italia sana yang yang masih mempertahankan struktur dan model yang lawas.

San Paolo bahkan terakhir kali dipugar pada masa-masa Orba alias jelang tahun 1990 ketika Piala Dunia berlangsung.

Namun beruntung bagi Napoli ketika Naples terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade antar universitas atau yang dikenal sebagai Summer Universiade. Alhasil stadion mereka yang dijadikan salah satu venue, membuat Dewan Kota akhirnya memutuskan untuk melakukan renovasi pada San Paolo.

Setelah olimpiade, perbaikan tambahan juga dijanjikan akan dilakukan pada beberapa bagian San Paolo.

Akibat dari perbaikan tersebut, Napoli terpaksa menerima konsekuensi menjalani laga tandang di dua pertandingan pembuka mereka melawan Fiorentina dan Juventus.

Punya stadion yang bagus tentu akan membuat pemasukan klub akan bertambah. Penonton akan lebih nyaman, alhasil makin banyak tentu orang yang datang untuk menonton pertandingan.

https://twitter.com/Football__Tweet/status/1171778167108972545?s=20

Tapi belakangan Ancelotti justru marah besar karena proses renovasi belum juga selesai. Ia menyoroti perbaikan ruang ganti yang belum rampung hingga hari ini.

“Saat saya melihat kondisi ruang ganti di San Paolo, saya tidak bisa berkata-kata. Saya menyetujui permintaan klub untuk bermain tandang di dua pertandingan awal Serie A sehingga perbaikan dapat diselesaikan sesuai janjinya,” ujar Ancelotti dikutip dari Detik.

Mungkin para tukang-tukang disana tidak ada mandornya. Jadinya kebanyakan santai dan leha-leha. Bukannya kerja malah main mobile legend, lalu da yang pasang lagu Iwan Fals sambil menelpon istri di kampung, ada yang ngaso sambil ngopi dan nyebat.

Lebih baik kalau menyewa tukang begitu ada baiknya borongan saja. Langsung bayar untuk satu proyek. Lebih mahal memang, tapi pastinya lebih cepat selesainya.

“Anda bisa membangun rumah dalam dua bulan, tetapi mereka tidak mampu memperbaiki ruang ganti! Di mana nanti tim kami mempersiapkan diri di laga melawan Sampdoria dan Liverpool?” keluh Ancelotti.

“Saya sangat marah dengan ketidakmampuan dan ketidakprofesionalan dari mereka yang melakukan pekerjaan ini. Bagaimana bisa Dewan Kota mengabaikan komitmen yang mereka buat kepada kami?”

“Saya melihat penghinaan dan kurangnya kepedulian terhadap tim, klub, dan kota. Saya sangat kecewa,” tandasnya.

Main photo: @sscnapolinews_

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here