Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan keperkasaannya. Bukan hanya di ranjang, tapi juga di lapangan hijau. Dia membawa timnya, Real Madrid, menang telak atas adik kandungnya sendiri, Atletico Madrid 3-0 di leg pertama semifinal Liga Champions.

Sebagai kakak, apalagi di rumahnya sendiri, Real memang lebih superior. Kalau adiknya nakal langsung bisa dinasehati dengan lebih mudah. Sama halnya pada laga kemarin, Real langsung mendikte permainan bahkan seolah mengajari adiknya yang baru bisa jalan untuk bermain bola.

Ronaldo membuka kemenangan Real lewat gol sundulan kepala usai menerima umpan membelah lautan dari Casemiro. Meski kepalanya sudah dipakai buat menyundul, tetap saja rambutnya rapi berkat pomade mahalnya.

Tak puas keunggulan 1-0 serta merasa tak aman karena semifinal berlangsung dua leg, Real menggandakan keunggulan lagi-lagi lewat Ronaldo. Sekarang bukan lewat kepala, mungkin takut kali ini rambutnya rusak.

Pemain yang lancar banget bahasa Portugal itu membuat gol cukup oke tanpa ‘oce’. Umpan pelan Karim Benzema sempat dipotong Filipe Luis, tapi apa daya bolanya malah kena kaki Ronaldo.

Bola memantul ke udara langsung disikatnya sampai habis. Tendangan setengah volinya meluncur deras ke gawang Jan Oblak tanpa mengucapkan “Assalamu’alaikkum“.

Tertinggal 0-2, bikin sang adik berusaha lebih giat untuk mencuri gol tandang. Tapi sayang, alih-alih membuat gol justru mereka malah kebobolan lagi. Orang yang bikin gol tentu saja pria ganteng maksimal bernama Ronaldo.

Kali ini giliran Lucas Vazquez yang memberikannya umpan manis setengah manja. Di depan gawang, dengan tenang Ronaldo menendang bola ke tengah gawang. Meski sudah diarahkan ke tengah, Oblak malah geraknya ke kanan. Oblak sepertinya terlalu kreatif.

https://twitter.com/TrollFootball/status/859520038142980096

 

“Kami benar-benar sangat brilian, sangat tajam dengan peluang serta menginterpretasikan permainan dengan baik. Tidak mudah mencetak tiga gol ke gawang tim yang solid seperti Atletico,” ujar pelatih kepala, Zinedine Zidane, dalam bahasa Inggris bukan bahasa Indonesia, dikutip dari situs UEFA.

Dia juga memuji penampilan Ronaldo yang kece badai. Bukan penampilan gantengnya, tapi bagaimana permainannya di lapangan serta gol-gol yang tak kalah keren dari wajahnya.

“Cristiano adalah seorang pencetak gol. Dia tahu kapan harus mencetak gol. Tapi, semua pemain juga brilian. Tim ini bekerja sama dengan baik,” tuturnya.

https://twitter.com/freebetscouk/status/859507057514434560

Gelandang yang tak kalah ganteng dan rupawan, Toni Kroos, turut menambahkan pernyataan pelatihnya. Dia mengaku tak menyangka bisa menang sebesar ini. Bukan hanya Ronaldo saja yang mengajari Atletico bermain bola, tapi keseluruhan tim.

“Jelas ini hasil yang sangat bagus. Lebih dari ekspektasi kami, tapi tetap saja ini baru leg pertama. Kami beruntung punya Ronaldo. Anda sudah bertahan dengan baik, mengontol pertandingan di lini tengah, tapi Anda juga tetap butuh pencetak gol seperti Ronaldo,” ucap Kroos.

Kemenangan ini memang luar biasa. Real tinggal selangkah menuju final kedua kalinya berturut-turut. Namun, bagaimanapun namanya sepak bola tetap ada hal-hal tak terduga.

Siapa tahu saja Atletico bisa membalikkan kedudukan 4-0 di rumahnya, atau mungkin bisa 6-0, 8-2, 10-4, 14-7, tak ada yang tahu dan bisa memprediksi, semua masih mungkin kalau Tuhan berkata “Kun” atau “Terjadilah”.

Main photo credit: SB Nation

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here