Federasi Sepak Bola Liga Spanyol (RFEF) menjatuhi denda kepada Barcelona terkait transfer Antoine Griezmann. Barcelona disebut telah melanggar peraturan saat merayu Griezmann tanpa diketahui yang punya.

Transfer Griezmann ke Barcelona memang berjalan sangat alot macam bakwan kemarin. Menjadi incaran Barcelona sejak beberapa musim lalu, Griezmann sempat memilih bertahan di Atletico Madrid, klub asalnya.

Tapi setelah memperpanjang kontrak dan mengatakan janji setia, Griezmann akhirnya mencampakan Atletico dan berpaling ke yang baru.

Setelah transfer terwujud, ternyata muncul isu bahwa Barcelona melakukan pelanggaran terkait dengan negosiasi transfer.

Barcelona disebut melakukan ‘rayuan’ tanpa diketahui oleh pihak klub pemilik Griezmann saat itu, Atletico. PDKT mereka dianggap sebagai sesuatu yang ilegal.

Ibarat kehidupan muda-mudi kaum urban, Barcelona ini main belakang dengan Griezmann. Mereka mencoba menikung Griezmann dari pelukan Atletico. Tidak jantan sekali mereka dengan melakukan pergerakan diam-diam.

https://twitter.com/BleacherReport/status/1176577493769293829

Barcelona dikatakan telah menjalin kesepakatan dengan Griezmann sebelum bulan Juli 2019. Padahal pada saat itu nilai klausul pelepasan Griezmann masih berada di angka 200 juta euro. Tapi setelah bulan Juli nilai tersebut menyusut menjadi 120 juta saja.

Barcelona dianggap sengaja menunggu sampai 1 Juli hingga nilai pelepasan Griezmann berkurang.

Atletico yang tidak terima dengan adanya main belakang tersebut kemudian melapor kepada RFEF. Setelah dilakukan penyelidikan, Barcelona terbukti bersalah dan diwajibkan membayar denda.

Tapi denda yang diterima Barcelona nyatanya hanya remah-remah atau sisa-sisa keikhlasan saja bagi tim sebesar mereka. Sebab denda hanya sebesar 300 euro saja atau sekitar 4,6 juta rupiah.

Seperti dilansir dari Bola.net, Barcelona disebut tetap mengajukan banding meski denda sangalah kecil. Barcelona meyakini bahwa mereka sama sekali tak melakukan kesalahan dalam kasus ini.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here