Leicester City mungkin bisa saja punya perasaan menang melawan Manchester City sebelum pertandingan. Namun, yang bikin tak menyangka adalah skor kemenangan mereka yang rasanya ‘anjim’ banget.

Leicester bak habis makan odading Mang Oleh yang berubah jadi ‘Iron Men’. Bisa-bisanya City dibantai dengan skor telak 5-2 kayak begitu. Benar-benar kejadian langka yang bisa masuk ke video On the Spot.

Padahal, City bermain di kandang sendiri. Meski tak ada penonton, tapi harusnya City sudah terbiasa karena jika mereka tanding juga biasanya sepi. Jarang ada keriuhan yang gimana gitu.

City memang unggul duluan lewat Riyad Mahrez saat pertandingan baru berjalan empat menit. Kira-kira enggak lama dari Pop Mie matang lah. Tendangannya tak disangka-sangka bersarang di pojok kanan atas gawang anaknya Peter Schmeichel.

https://twitter.com/FootyHumour/status/1310268796796637185

Berselang 33 menitan, Jamie Vardy membalasnya lewat titik penalti setelah dirinya dijatuhkan di kotak yang bernama kotak penalti. Vardy langsung saja “unboxing” penaltinya tanpa pamrih.

Vardy kemudian mencetak gol keduanya di babak kedua lewat sentuhan backheel yang cukup indah. Sayangnya dia tidak bisa mencetak gol lewat backheel orang lain.

Dari situlah pembantaian dimulai. Ternyata skor 2-1 baru awal, kemudian berlanjut sampai 4-1 dengan tambahan dari Vardy dan James Maddison.

City memang sempat memperkecil kedudukan jadi 4-2 lewat sundulan otak depan Nathan Ake. Namun, lagi-lagi Leicester dapat penalti untuk ketiga kalinya. Benar-benar damage banget ini City. Brutalnya sampai ke ubun-ubun.

Kali ini bukan Vardy yang ambil penalti karena dia sudah keluar lapangan. Vardy keluar bukan akibat tuduh-menuduh di Emergency Meeting-nya Among Us. Melainkan memang diganti karena kelelahan. Praktis Youri Tielemans yang ambil penaltinya.

Lalu apa kata Pep Guardiola yang kian botak itu atas pembantaian ini?

Apa kata Guardiola atas kekalahan dari Leicester?

“Saya pikir masalahnya adalah kami hanya fokus mencetak gol setelah unggul lebih dulu, ketika kami berpikir mereka hanya main bertahan dan mengandalkan serangan balik dengan baik,” katanya seperti dilansir dari Sky Sports yang dikutip lagi dari Detik.

“Tapi kemudian kami jadi cemas karena sulit menciptakan peluang. Hingga akhirnya mereka dapat tiga penalti,” lanjut Guardiola.

https://twitter.com/Mr_Anane_/status/1310280731579633664

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here