Spanyol meraih kemenangan pada laga kualifaksi Piala Eropa 2020 saat bertandang ke Rumania. Sergio Ramos menjadi sorotan setelah mencetak satu gol di laga tersebut yang sekaligus membuatnya masuk dalam daftar 10 besar top skor “La Furia Roja”.

Ramos ini memang berposisi sebagai pemain bertahan. Tapi kemampuan mencetak golnya tidak bisa diragukan.

Meskipun tidak ditempatkan macam Roberto Carlos ala settingan Winning Eleven yang suka dipasang sebagai striker, tapi Ramos juga rajin mencetak gol. Memang ia sering mencetak gol lewat titik putih alias penalti.

Tapi tetap saja ujungnya kalau berhasil membuat bola melewati garis gawang, juga dihitung sebagai gol. Mau lewat sundulan, tendangan jarak jauh, penalti, menggunakan leher, kuping, atau apapun kecuali tangan juga bakal dihitung gol.

Bahkan Ramos sampai masuk dalam daftar 10 besar pencetak gol terbanyak timnas Spanyol. Kini ia setara dengan Michel, mantan penyerang Madrid yang mencetak 21 gol. Sementara itu pencetak gol terbanyak Spanyol masih dipegang oleh David Villa dengan 59 gol.

Selain catatan golnya yang bertambah, Ramos kini punya 165 caps berseragam La Furia Roja. Ia cuma tertinggal dua pertandingan, untuk menyamai caps terbanyak yang dimiliki Iker Casillas.

https://twitter.com/brfootball/status/1169698923637702656

Pada jalannya laga tersebut, Spanyol memimpin terlebih dahulu melalui gol penalti Ramos. Penalti diberikan wasit setelah Ciprian Deac melanggar Dani Ceballos di kotak penalti.

Tendangan Ramos yang memang tak ada teksnya, tak mampu dibaca dengan baik oleh kiper Rumania. Ia melompat ke arah yang salah. Skor 1-0 untuk Spanyol.

Pada awal babak kedua Spanyol kembali menambah keunggulan lewat gol Paco Alcacer. Berawal dari operan terobosan Ceballos, Jordi Alba berhasil mengirimkan umpan ke depan gawang.

Tak perlu banyak usaha, Paco dengan mudah tinggal mencebok bola di depan gawang. Tim tamu unggul dua gol atas Rumania.

Florin Andone sempat memperkecil skor menjadi 1-2 setelah mencetak gol di menit ke-59. Sayang hingga laga usai, tidak ada tambahan gol tercipta. Kemenangan tetap menjadi milik Spanyol.

Spanyol memimpin Grup F dengan 15 poin dari 5 laga. Swedia mengekor di posisi dua dengan 10 poin.

Pada laga itu, Ramos sendiri mendapat kartu kuning setelah melakukan selebrasi ‘kacamata’ ketika mencetak gol. Wasit menilainya sebagai tindakan provokasi kepada publik tuan rumah.

“Saat jeda saya jelaskan kepada (wasit) Aytekin kalau saya melakukan selebrasi kacamata itu untuk keponakan saya, dia harus memakainya sama seperti saya,” ujar Ramos seperti dikutip dari Detik.

“Saya melakukannya untuk menyemangatinya, mendedikasikan gol ini untuknya. Tapi wasit tidak melihat seperti itu dan memberi saya kartu kuning,” katanya.

https://twitter.com/brfootball/status/1169708474688667648

Main photo: soccersuck.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here