Seorang pemain muda Brazil sempat digadang-gadang menjadi “The Next Dunga” beberapa tahun lalu. Nama Rafael Leao sempat memikat hati manajer legendaris dunia, Sir Alex Ferguson yang kemudian membawanya ke Old Trafford.

Perlu diketahui bahwa Rafael Leao yang sedang dibicarakan bukanlah pemain tim ‘Setan Merah’ lainnya asal Serie A yang belakang sedang naik daun macam ulat di iklan teh pucuk.

Beberapa tahun silam, Ferguson mengundang seorang bocah bernama Rafael untuk mengikuti sesi latihan MU di Manchester.

Saat itu Rafael yang tidak bisa sulap macam yang nama depannya Romi, ditemukan oleh pencari bakat MU. Saat itu Rafael yang berumur 15 tahun, bermain untuk Clube Atletico Juventus di Brasil.

Karena usianya masih muda yang paling-paling kalau anak di negara +62 kerjanya masih main motor sore-sore dan nongkrong jalan layang, Rafael kemudian dipinjamkan ke klub yang bermitra dengan Setan Merah, Desportivo.

“Dia mengatakan kepada saya bahwa dia adalah pemantau bakat Manchester United,” kenang Rafael Leão, yang kini berusia 26 tahun kepada ESPN Brasil seperti dilansir dari Liputan6.

“Dia mengatakan padaku bahwa dia sangat menyukaiku dan dia punya proyek. Tapi, saya akan pergi ke Desportivo Brasil dulu sebelum pergi ke Inggris sampai saya berusia 18 tahun, jadi s pasti bisa tinggal di sana.”

https://twitter.com/DevilsOfUnited/status/1183263568264912897?s=20

Setelah berusia 18 tahun, Rafael akhirnya bisa resmi bergabung dengan MU. Tentu saja kesempatan tersebut bagaikan mimpi yang jadi kenyataan. Bergabung dengan salah satu klub terbesar dunia, tidak untuk saat ini, serta dilatih oleh Sir Alex Ferguson.

Meski demikian, kenyataan tak semanis harapan hingga pada akhirnya ia terpaksa tak melanjutkan kariernya di ‘jalan setan’.

Saat itu Rafael bercerita bahwa ia sempat bertemu dengan Ronaldo di kafetaria para pemain. Menurutnya Ronaldo adalah seorang pemain bintang dengan kerendahan hati yang luar biasa.

“Para pemain akademi dan para profesional biasanya makan di kafetaria yang sama. Dia ada di sana, meletakkan roti di atas nampan, dan kemudian datang pria di sisiku. Dia bertanya: “Apakah kamu orang Brasil?” Saya berkata, “Ya, saya.”

“Dia berkata: ‘Senang bertemu dengan Anda, apa pun yang Anda butuhkan, saya akan membantu Anda’. Itu kerendahan hati yang tidak biasa … dia pria yang fantastis. Dia [Ronaldo] berada di puncaknya dan yang terbaik di dunia.

Ketika kontrak Rafael telah berakhir, Ferguson sendiri mengatakan agar jalan terbaik baginya adalah untuk angkat kaki dari Old Trafford.

“Rafael, saya ingin mengucapkan terima kasih atas waktu Anda tinggal bersama kami. Kami sangat menyukaimu, tetapi kami harus meminjamkanmu ke tim divisi ketiga atau keempat di Inggris, tapi lebih baik bagimu untuk kembali,” kenangnya.

“Saya berterima kasih padanya, tetapi kemudian saya mengetahui situasi lain. Manchester United ingin mempertahankan saya selama satu tahun dengan status pinjaman, tetapi Desportivo hanya menerima untuk menjual saya karena kontrak saya sudah berakhir.”

Kasihan sekali Rafael. Sampai saat ini pun tidak jelas kariernya bagaimana. Cuma cicip MU saja sebentaran, ternyata nasibnya kurang baik. Memang begitu, kadang memang ada orang yang nasibnya tak mujur macam Rafael ini.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here