Akhir pekan nanti akan menghadirkan laga seru yang mempertemukan Real Madrid kontra Liverpool di final Liga Champions. Jelang pertandingan yang akan membuat para fans sepak bola Indonesia mengonsumsi banyak kopi untuk begadang ini, mulai muncul psywar dengan komentar-komentar dari kedua belah pihak.

Walaupun Madrid tampil selalu superior dalam dua edisi Champions terakhir, Cristiano Ronaldo enggan menganggap sang lawan hanyalah seperti sisa-sisa bumbu Indomie di piring alias sepele. Ia mengatakan bahwa laga akan berjalan ketat sebab kedua tim sama-sama kuat.

Pemain berwajah ganteng maut tanpa ketombe itu menganggap bahwa trio penyerang Liverpool yang sangat tajam macam komentar Simon Cowell adalah ancaman bag “Los Blancos”. Strategi klasik sebenarnya yang dilakukan Ronaldo ini. Merendah untuk meroket.

Sepanjang musim 2017/2018 trio maut “The Reds” tersebut secara total telah membuat kiper lawan jadi tukang pungut bola di gawang sebanyak 89 kali di berbagai kompetisi. Padahal tugas kiper sebenarnya adalah menahan bola, tapi bisa-bisanya mereka mengubah tugas kiper. Super sekali pasti kalau kata Mario Teguh.

Habis memuji tinggi-tinggi, Ronaldo tidak lupa untuk menjatuhkan. Ia mengatakan bahwa meskipun penyerang Liverpool berbahaya, namun mereka tidak lebih baik ketimbang Madrid.

“Liverpool layak berada di final. Ketiga penyerang Liverpool sangat cepat. Mereka sangat piawai dalam menyerang dan saya menghormati mereka. Namun, Real Madrid lebih baik daripada Liverpool,” kata Ronaldo tanpa diakhir ketawa kecil sepertinya dikutip dari Liputan6.

https://twitter.com/ChampionsLeague/status/998883685595275264

Agak sombong memang Ronaldo, belum kena batunya saja dia. Padahal sudah jelas Liverpool juga ingin merebut trofi si Kuping Besar. Entah apa julukannya kalau di Indonesia. Jika kepala besar sering dipanggil bagol. Kalau mata besar biasanya dibilang belo. Kalau untuk si ‘Kuping Besar’ biasanya caplang.

“Kami harus bermain dengan level permainan kami sendiri. Namun, kami juga harus menghormati lawan. Kami butuh semua elemen Real Madrid untuk dalam keadaan positif dan mendukung tim dalam pertandingan nanti,” sambungnya lagi.

Ronaldo berkesempatan meraih gelar Liga Champions kelima pada hari Sabtu besok untuk menyamai rekor Paolo Maldini serta para penggawa Madrid pada periode 1950-an. Jauh melebihi klub seperti Inter Milan, Juventus, bahkan Qarabag yang belum pernah sama sekali merasakan gelar Champions.

Main photo: thenational.ae