Paris Saint-Germain (PSG) sukses meraih kemenangan perdana saat menjamu Manchester City di Paris. Meski berstatus finalis, City ternyata punya mental yang tipis karena gagal memenangkan pertandingan.

City memang tampak tak punya mental di Liga Champions. Mentalnya tipis kayak kartu ATM. Di final lawan Chelsea saja tidak berkutik. Padahal di Liga Primer berjaya banget.

Namun, pas mendengar lagu kebangsaan Liga Champions, dengkul mereka sepertinya gemetaran. Apalagi lawannya Lionel Messi yang sudah empat kali juara Liga Champions.

Baru berjalan tujuh menit lewat, PSG sudah mencetak gol lewat pria bernama Idris Gana Gueye. Berasal dari tusukan Neymar di sisi kiri pertahanan City, bola dioper maksud hati ke Angel Di Maria tapi enggak kena.

Untungnya, tendangan luput dari Di Maria mampu menemukan Gueye. Gueye mendapat bola di depan kotak penalti yang langsung disikat ke sudut atas gawang City.

City mencoba membalas lewat sundulan Raheem Sterling tapi bola dengan keren dapat ditepis tiang gawang dan memantul tangan kiper bernomor punggung gocap, Gianluigi Donnarumma. Bola liar kemudian disambut Bernardo Silva, tapi Silva malah dengan bodohnya gagal mencetak gol di depan gawang yang segitu lebar. Malah dikenai ke tiang lagi. Ampun deh.

Donnarumma meski nomor punggungnya gocap, tampil apik malam itu. Dia menepis lebih dari lima kali serangan City.

Di babak kedua, PSG justru memperbesar keunggulan jadi 2-0 lewat pemain yang sempat rebahan di lapangan, Lionel Messi. Pemain yang didatangkan dengan gaji mahal penuh drama itu akhirnya mencetak gol pertamanya buat PSG.

Golnya juga cukup indah dan menjadi ciri khasnya. Bola digiring dari tengah lapangan, lalu dioper 1-2 dengan Kylian Mbappe. Mbappe cukup sentuh sedikit saja pakai sepatunya, bola lalu jatuh di kaki Messi lagi dan berakhir dengan tendangan placing cantik.

Skor 2-0 bertahan sampai usai, tidak ada perubahan sampai sekarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here