Paris Saint-Germain (PSG) sangat berang dengan pemberitaan di media negaranya sendiri. Bukannya membantu meningkatkan kepercayaan diri tim PSG usai dijadikan rempeyek oleh Barcelona, media Prancis malah bikin onar.

Ceritanya usai leg pertama lawan Barcelona, PSG sangat pede bisa lolos ke perempat final. Mereka bahkan takabur bisa menjuarai Liga Champions.

Hal itu dilaporkan oleh media bernama L’Equipe yang katanya PSG bakal sewa jalanan Thamrin-nya Paris, bernama Champs-Elysees untuk perayaan jika jadi juara.

Namun berhubung keok setelah dijadikan rengginang, PSG pun malu dan menyebut L’Equipe telah berbohong. Bukan sebuah hal yang hakiki, bahkan tak ada dalam Undang-Undang Dasar tahun 1945.

Hasil gambar untuk Champs-Elysees
Ini dia jalanan Champ-Elysees, Thamrin-nya Paris. (Source: TripAdvisor)

Seperti diberitakan Soccerway, PSG membantah pihak klub kalau mereka telah menyewa jalanan sepanjang 1,9 kilometer dan lebar 70 meter yang jauh lebih keren dari jalanan Thamrin dan Jend. Sudirman, Jakarta.

Apalagi, di jalanan Champs-Elysees ada monumen yang terkenal yakni Arc de Triomphe. Kalau di Jakarta, cuma ada Bunderan HI saja.

“Kami benar-benar terkejut dengan kabar menyebut PSG meminta izin untuk berparade di Champs-Elysees jika menang Liga Champions. Jelas salah dan apa yang dikemukakan L’Equipe adalah sebuah kebohongan,” tulis pernyataan mereka.

Belum ada tanggapan resmi dari L’Equipe soal ini. Apakah benar PSG pernah membocorkan rahasia hatinya kepada mereka, atau cuma sekadar cari sensasi saja. Ada-ada saja.

Main photo credit: Relais Saint Charles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here