Real Madrid menjalin kesepakatan dengan Paris Saint-Germain pada detik-detik terakhir sebelum bursa transfer resmi ditutup. Kedua tim akhirnya menemui kata sepakat untuk melakukan TT alias tukar tambah kiper mereka, Keylor Navas dengan Alphonse Areola.

Namanya TT tentu berarti ada uang yang dikeluarkan oleh salah satu pihak. Kecuali BT yang berarti barter atau tukar guling. Sementara kalau PAP TT beda lagi.

Madrid memang sepertinya sedang BU kalau dalam isilah jual beli online. Sebab mereka baru saja belanja macam anak sultan di bursa transfer musim panas ini.

Wajar mereka tidak menginginkan melakukan BT. Apalagi apabila dilihat-lihat, Keylor Navas ini sudah sangat berpengalaman sebagai kiper sebuah klub. Terbukti ia turut mengantarkan Madrid menjuarai Champions sebanyak tiga kali berturut-turut.

Areola pun sebenarnya merupakan kiper yang juga tak kalah hebatnya. Ia adalah kiper peraih gelar Piala Dunia meski hanya merupakan kiper kedua di bawah Hugo Lloris.

PSG akhirnya harus mengeluarkan dana yang diperkirakan sebesar 15 juta euro untuk mendapatkan Navas dengan kontrak hingga 2023. Sementara itu Areola akan bermain untuk Madrid dengan status sebagai pemain pinjaman selama semusim ke depan.

Hal ini jelas membuat posisi dari Thibaut Courtois terancam tergeser. Kiper yang kolong kakinya lebar macam jalan tol itu memang terlihat gagal menampilkan performa terbaik bersama “Los Blancos”.

Pada musim ini saja, Courtois sudah kemasukan empat gol dari tiga pertandingan. Sementara itu di musim lalu Courtois kebobolan 48 kali dari 34 laga yang dimainkan.

Sementara performa bagus justru ditunjukan Areola ketika tampil di La Liga. Pemain asli didikan akademi PSG ini memang sempat dipinjamkan ke beberapa klub sebelum menembus skuat utama PSG.

Pada musim 2015/2016, ia sempat merasakan atmosfer La Liga ketika dipinjamkan ke Villarreal selama semusim. Dari 32 pertandingan di Liga Spanyol, Areola hanya kemasukan 26 kali dan mencatatkan 15 clean sheet.

Kedatangan Areola ke Madrid justru membuat khawatir pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps. Menurutnya jika Areola hanya menjadi kiper kedua di Madrid, hal itu jadi kerugian besar bagi timnas.

“Jika dia berhenti bermain secara reguler, maka itu akan menjadi masalah,” kata Deschamps dikutip dari Bola.net.

“Entah itu penjaga gawang atau pemain lapangan, lebih baik jika Anda mendapat menit bermain secara teratur,” tambahnya.

https://twitter.com/FTalentScout/status/1168917372809428992

Main photo: @squawkanews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here