Paris Saint-Germain menjalani laga ketat kala menjamu Bordeaux pada laga lanjutan Ligue 1 pekan ke-26. Bertanding di Parc des Princes, kemenangan susah payah PSG ternodai oleh kartu merah Neymar di akhir pertandingan.

Jarang-jarang PSG ini sebenarnya mendapat kesulitan jika bertanding di kompetisi lokal. Level mereka sudah jauh berbeda soalnya dari susunan pemain. PSG ini ibarat sudah level kapak emas double, sementara tim-tim lain masih level anak ayam saja.

Pekan lalu mereka juga mendapat perlawana sengit kala menjalani laga tandang ke klub yang namanya sering diucapkan di akhir doa yaitu Amiens. Saat itu PSG menelan hasil imbang dengan skor 4-4.

Kini PSG kembali mendapat perlawan sengit dari tim tamu Bordeaux. Bahkan PSG kebobolan terlebih dahulu lewat Hwang Ui-jo yang namanya terkesan sangat mata duitan. Uang dan hijau.

Tandukan Edinson Cavani menyamakan skor menjadi 1-1 sekaligus mencatatkan si gondrong itu sebagai pemain pertama yang mencetak 200 gol untuk PSG.

Pada masa injury time babak pertama, kedua tim sama-sama mencetak satu gol kegebok. Marquinhos sendiri kegebok umpan lambung temannya.

https://twitter.com/brfootball/status/1231683982409990157?s=20

Tak mau kalah, Bordeaux juga mencetak gol yang lebih kegebok lagi lewat Pablo yang terkena bola sapuan kiper PSG Sergio Rico.

Sergio Rico nyaris kembali membuat kekocakan saat menendang angin dan gagal membuang bola dengan sempurna sehingga mampu didapat lawan. Beruntung bola tendangan Samuel Kalu masih bisa diblok oleh Marquinhos.

Marquinhos dan Kylian Mbappe membuat PSG sempat menjauh menjadi 4-2 usai masing-masing mencetak gol.

Namun Bordeaux tidak menyerah begitu saja. Semangat mereka macam peserta Benteng Takeshi. Satu gol pun didapat lewat sepakan keras Ruben Pardo membuat skor jadi 4-3 yang sayangnya tak berubah hingga akhir laga.

Pada masa injury time, kemenangan PSG harus ternoda akibat kartu kuning kedua Neymar akibat pelanggaran kepada Yacine Adli.

Tekel Neymar tersebut dimaklumi oleh Thomas Tuchel yang melihat bahwa hal tersebut manusiawi karena pemainnya terus mendapat permainan kasar dari lawan.

“Kita melihat situasi ini secara keseluruhan. Dia terlihat tegang dan merespon hal itu. Itu adalah manusiawi. Hal tersebut jelas tidak boleh dilakukan, tetapi dia adalah manusia. Pemain Bordeaux bahkan tidak mendapat kartu kuning,” ujar Tuchel dikutip dari Detik.

https://twitter.com/AlmightyJid/status/1231703739691655170?s=20

Main photo: @brfootball

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here