Kekalahan memalukan Barcelona dari Paris Saint Germain (PSG), bikin publik mencari-cari presiden Barcelona yang bernama Josep Maria Bartomeu. Tapi entah kenapa, Bartomeu tak jua menampakkan batang hidungnya.

Bagai hilang ditelan bumi, atau bahkan mungkin diculik alien, Bartomeu memang tidak kelihatan kejantanannya saat Barca dijadikan telur dadar oleh PSG. Luis Enrique yang lagi dapat kritikan juga tak dibela, atau minimal berusaha menenangkan keadaan.

Situasi tersebut bikin mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, berkomentar nyinyir. Maklum, Laporta sudah tak lagi menjabat sebagai presiden makanya bebas nyinyir. Sama halnya dengan kondisi di Indonesia di mana sang mantan juga kerap nyinyir di Twitter. Meskipun lebih banyak berdoanya.

Hasil gambar untuk joan laporta
Sang mantan, Joan Laporta. (Alchetron)

“Saya kaget mengetahui Bartomeu, tidak muncul untuk berusaha menenangkan situasi. Padahal dia berkapasitas sebagai presiden Barca. Saya tidak melihat dia di mana-mana,” ujar Laporta, dikutip Liputan6.

Laporta mungkin ingin Bartomeu memberikan pernyataan. Minimal lewat Twitter sambil bilang, “Wahai rakyatku & saudaraku. Janganlah kita larut dalam kekalahan yang menyesatkan (fitnah). Masih banyak cara yang lebih ksatria menuju satu tujuan.”

Laporta juga mungkin berusaha memberikan nasihat kepada Bartomeu. Namun caranya saja kurang tepat. Bahkan cenderung kritikan yang dilontarkannya di media.

Frontalnya lagi, pria berambut klimis bahkan menyebut kalau kepengurusan Barcelona saat ini hanya suka pada duit saja. Kalau terus-terusan dipegang Bartomeu, bisa kacau.

“Bartomeu seharusnya memberikan pernyataan terkait kekalahan memalukan, sambil menatap ke depan dan belajar dari pengalaman. Tapi kadang mereka mengedepankan kepentingan sendiri. Berbahaya jika Barca dipegang kepengurusan ini,” tambah Laporta, sok mengajari.  

Main photo credit: The Score

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here